Hari Pertama ASN WFH, Jumlah Penumpang KRL Turun 27%

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Sejumlah penumpang antre menunggu kehadiran KRL Commuter Line saat hari pertama kerja pascalibur Lebaran di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2026). Foto: Arif Firmansyah/ANTARA FOTO

Pemerintah resmi memberlakukan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat alias mulai hari ini. Kebijakan itu mulai terlihat dampaknya, salah satunya dengan menurunnya jumlah penumpang KAI Commuter alias KRL.

Hingga pukul 11.00 WIB hari ini, volume pengguna secara keseluruhan tercatat sebanyak 335.268 orang di wilayah Jabodetabek. Angka itu menurun sebesar 27 persen jika dibanding hari Jumat sebelum pemberlakuan WFH di mana penumpang tercatat sebanyak 460.184 orang.

“Dari pantauan di stasiun pemberangkatan seperti Stasiun Bogor, hingga pukul 11.00 WIB terdapat tren penurunan volume pengguna. Tercatat sebanyak pengguna sebanyak 20.431 orang alias turun 26 persen dari hari sebelum kebijakan WFH ialah sebanyak 27.659 orang,” kata VP Corporate secretary KAI Commuter, Karina Amanda dikutip pada Jumat (10/4).

Karina juga mengungkap situasi nan sama terjadi di Stasiun Bekasi. Volume pengguna KRL di Stasiun Bekasi terpantau menurun 25 persen alias sebanyak 18.633 orang nan pada hari sebelum pemberlakuan WFH sebanyak 24.835 orang. Sedangkan di Stasiun Sudimara, jumlah penumpang terpantau menurun 35 persen alias total sebanyak 9.382 orang nan biasanya sebanyak 14.390 orang.

Pantauan di stasiun tujuan juga menurun. Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia masing-masing mengalami penurunan sebesar 24 persen alias 11.834 orang nan sebelumnya sebanyak 15.621 orang. Sedangkan di Stasiun Gondangdia jumlah penumpang menurun 29 persen alias sebanyak 13.827 orang nan sebelumnya 19.504 orang.

Suasana KRL Bekasi Line di Stasiun Bekasi pada hari pertama kebijakan WFA menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Senin (16/3). Foto: Abid Raihan/kumparan

“Mengingat kedua stasiun ini merupakan akses utama menuju beragam instansi kementerian dan lembaga pemerintahan,” ujarnya.

Stasiun Palmerah juga mengalami tren penurunan sebesar 29 persen alias total sebanyak 13.060 orang seiring dengan berkurangnya mobilitas di area itu.

Meski penumpang menurun saat WFH, Karina berkomitmen KAI Commuter tetap mengoperasikan perjalanan Commuter Line secara normal. Setiap harinya, sebanyak 1.065 perjalanan tetap disiagakan.

“KAI Commuter juga terus memantau pergerakan pengguna secara real-time melalui pusat kendali operasional untuk memastikan bahwa headway (jarak antar kereta) tetap terjaga sesuai agenda nan ditetapkan,” kata Karina.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan