Harga minyak mentah naik pada Senin (27/4), setelah upaya untuk melanjutkan pembicaraan tenteram mengenai perang Iran terhenti, menyebabkan Selat Hormuz nyaris tidak dapat dilalui dan memperpanjang gangguan pasokan nan telah mengguncang pasar global.
Dikutip dari Bloomberg, nilai minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik 2,1 persen dan ditutup USD 96 per barel, sementara Brent ditutup mendekati USD 108.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Presiden AS Donald Trump membahas proposal Iran dengan tim keamanan nasionalnya, tetapi tidak memberikan rincian nan jelas dan reaksi AS terhadap proposal tersebut.
Batu Bara
Harga batu bara ICE Newcastle juga menguat pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan situs Barchart, nilai batu bara untuk perjanjian Mei 2026 naik 1,57 persen dan berada di nilai USD 132,25 per ton.
CPO
Adapun nilai minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia menurun pada Senin. Berdasarkan info tradingeconomics, nilai CPO ambruk 1,37 persen dan berada di MYR 4.534 per ton.
Nikel
Harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin. Harga nikel berasas London Metal Exhange (LME) naik tipis 0,43 persen menjadi USD 19.097 per ton.
Timah
Sementara itu, nilai timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Senin. Harga timah berasas situs London Metal Exhange (LME) ambruk 1,98 persen dan menetap di USD 49.336 per ton.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·