Wuling dan Grab Indonesia Perluas Kemitraan Armada Listrik BinguoEV Lite

Sedang Trending 1 jam yang lalu

, JAKARTA,Wuling Motors dan Grab Indonesia resmi memperluas kemitraan kendaraan listrik melalui penyerahan armada Wuling New BinguoEV Lite kepada GrabRentals. Seremoni serah terima nan berjalan di Jakarta ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat mengambil kendaraan listrik dan memperkuat ekosistem mobilitas rendah emisi di Indonesia.

Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi kedua perusahaan untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi berbasis aplikasi. Segmen ini dinilai mempunyai potensi besar dalam mempercepat penetrasi pasar kendaraan listrik nasional.

Presiden Direktur Wuling Motors Tang Wensheng dalam keterangan resminya, Jumat, menyatakan bahwa kerjasama tersebut mencerminkan kesamaan visi jangka panjang antara perusahaan otomotif dan penyedia jasa mobilitas digital. Menurut Tang, kemitraan ini membuka kesempatan pengembangan solusi transportasi nan lebih efisien sekaligus memperluas faedah kendaraan listrik bagi pengemudi dan masyarakat.

Ia menambahkan, kerjasama lintas industri menjadi aspek krusial dalam mempercepat penerimaan kendaraan listrik di pasar domestik nan tetap berada dalam tahap pertumbuhan.

Target Tiga Kali Lipat Armada Listrik Grab

Grab Indonesia, sebagai salah satu operator jasa transportasi daring terbesar di Indonesia, saat ini mengoperasikan lebih dari 14.000 kendaraan listrik di seluruh ekosistem bisnisnya, termasuk melalui jasa GrabRentals. Perusahaan menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga tiga kali lipat pada akhir 2026, mencerminkan percepatan investasi pada armada berbasis listrik untuk memenuhi permintaan pasar nan terus berkembang.

Direktur GrabRentals Indonesia Halim Wijaya mengatakan, kerja sama dengan Wuling ini membantu memastikan kesiapan armada nan diperlukan untuk mendukung ekspansi jasa kendaraan listrik. Melalui skema penyewaan kendaraan, pengemudi nan belum mempunyai mobil pribadi dapat mengakses kendaraan listrik dengan biaya awal nan lebih rendah dibandingkan kepemilikan langsung.

Model tersebut dinilai dapat mengurangi halangan mengambil kendaraan listrik, terutama bagi mitra pengemudi nan sensitif terhadap biaya investasi awal.

Dukungan Purna Jual dan Pelatihan

Selain penyediaan armada, kedua perusahaan juga bekerja sama dalam jasa purna jual, support teknis, serta program training bagi pengemudi dan mekanik. Langkah ini menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya berjuntai pada penjualan kendaraan, tetapi juga pada kesiapan prasarana jasa pendukung.

Kolaborasi antara produsen otomotif dan platform transportasi digital semakin krusial seiring meningkatnya persaingan dalam pasar kendaraan listrik Indonesia nan tengah menjadi konsentrasi investasi industri. Dengan bertambahnya armada listrik nan digunakan dalam jasa harian, kesempatan percepatan transisi menuju transportasi berkepanjangan di Indonesia diperkirakan semakin besar dalam beberapa tahun mendatang.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional