Harga Emas Diprediksi Tembus USD6.000 per Ounce hingga Akhir 2026

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |08:47 WIB

Harga Emas Diprediksi Tembus USD6.000 per Ounce hingga Akhir 2026

Harga emas diprediksi bakal terus naik hingga akhir tahun ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Harga emas diprediksi bakal terus naik hingga akhir tahun ini. Diperkirakan nilai emas berada di kisaran USD5.500–USD6.000 per ounce hingga akhir 2026.

Analis dari Research and Development ICDX, Tiffani Safinia, mengatakan beberapa lembaga finansial dunia telah meningkatkan proyeksi nilai emas untuk tahun ini, nan didorong oleh akibat geopolitik dunia nan persisten serta permintaan struktural dari bank sentral.

"Ini mencerminkan ekspektasi reli nan semakin menguat di tengah ketidakpastian geopolitik dan pembelian garang oleh bank sentral," ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Menurut Tiffani, dalam jangka pendek, pergerakan emas tetap dipengaruhi dinamika dolar AS, imbal hasil obligasi, dan perkembangan bentrok global. Namun secara keseluruhan, nilai emas diproyeksikan berada di kisaran USD5.500–USD6.000 per ounce hingga akhir 2026, dengan volatilitas nan tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Berdasarkan poll Reuters terhadap 30 analis dan trader internasional, median proyeksi nilai emas untuk 2026 berada di USD4.746,50 per ounce, melonjak signifikan dibanding perkiraan USD4.275 nan dirilis pada Oktober sebelumnya.

Di tingkat institusional, Goldman Sachs Group Inc. merevisi naik sasaran nilai emas akhir 2026 menjadi USD5.400 per ounce dari sebelumnya USD4.900, dengan menyoroti meningkatnya permintaan dari penanammodal swasta dan bank sentral sebagai katalis utama.

J.P. Morgan juga berada di kubu optimistis dengan proyeksi nilai emas mencapai USD6.300 per ounce pada kuartal IV-2026. Sementara itu, Morgan Stanley mematok proyeksi rata-rata USD4.600, dengan skenario bullish mencapai USD5.700 pada paruh kedua 2026.

Harga Emas di 2025

Tahun 2025 menjadi salah satu tahun terbaik bagi emas dalam beberapa dekade, sekaligus memperkuat perannya sebagai aset safe haven dan instrumen diversifikasi nan relevan di tengah ketidakpastian global. Secara garis besar, sepanjang 2025 terdapat beberapa poin penting:

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com