Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode kedua April 2026. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 145 Tahun 2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Kedua Bulan April Tahun 2026.
Di dalam patokan tersebut, pemerintah setidaknya memisahkan HBA berasas 4 kategori. Bila dibandingkan dengan HBA pada periode pertama bulan April 2026 lalu, keempat kategori batu bara mengalami kenaikan nilai pada periode kedua April 2026.
"Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 145/2026, Harga Batubara Acuan (HBA) dan Harga Mineral Acuan (HMA) mengalami pergerakan nan beragam," tulis Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM dalam unggahan IG @ditjenminerba, dikutip Rabu (15/4/2026).
Berikut daftar HBA periode kedua bulan April 2026:
Pertama, HBA dalam kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR, Total Moisture 12,26%, Total Sulphur 0,66%, dan Ash 7,94 ditetapkan sebesar US$ 103,43 per ton. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan HBA pada periode pertama bulan April 2026 sebesar US$ 99,87 per ton.
Kedua, untuk HBA I dengan kesetaraan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32%, sulphur 0,75%, dan ash 6,04% periode kedua bulan April 2026 ditetapkan sebesar US$ 77,71 per ton. Angka ini mengalami kenaikan andaikan dibandingkan dengan nilai periode pertama bulan April 2026 sebesar US$ 72,28 per ton.
Ketiga, untuk HBA II dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR, total moisture 35,73%, sulphur 0,23%, dan ash 3,9% periode kedua bulan April 2026 ialah US$ 52,84 per ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan HBA periode pertama bulan April 2026 nan berada di level US$ 49,99 per ton.
Keempat, untuk HBA III dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR, total moisture 44,30%, sulphur 0,24%, dan ash 3,88% periode kedua bulan April 2026 ditetapkan sebesar US$ 38,30 per ton. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode pertama bulan April 2026 nan berada di level US$ 35,23 per ton.
(pgr/pgr)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·