
Program pembinaan kemandirian produktif di Lapas Salemba bermaksud memberikan pembekalan keahlian bagi penduduk binaan.
JAKARTA – Lapas Kelas IIA Salemba membikin program pembinaan kemandirian produktif melalui sektor peternakan kepada penduduk binaan. Lapas Salemba mengelola 300 ekor ayam petelur nan sukses mencatatkan tingkat produktivitas hasil panen hingga mencapai kisaran 50 persen.
“Panen telur ayam ini merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian penduduk bimbingan melalui budidaya ayam petelur nan dikembangkan oleh Lapas Kelas IIA Salemba,” kata Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan DKI Jakarta, Wachid Wibowo, Jumat (26/6/2026).
Selain mendukung program ketahanan pangan, aktivitas ini juga menjadi sarana pembekalan keahlian bagi penduduk bimbingan agar mempunyai keahlian nan dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Program budidaya ayam petelur tersebut merupakan penerapan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta tindak lanjut pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan dan optimasi pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wibowo juga menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Lapas Salemba dalam mengembangkan program pembinaan nan produktif dan berkelanjutan.
“Saya mengapresiasi jejeran Lapas Kelas IIA Salemba nan terus berinovasi dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi penduduk binaan,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas peternakan ayam petelur ini merupakan contoh nyata pembinaan nan produktif, tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga membekali penduduk bimbingan dengan keahlian nan berfaedah sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·