Arief Setyadi
, Jurnalis-Minggu, 26 April 2026 |22:56 WIB

Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (Foto: Ist)
JAKARTA – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf mengungkapkan, peringatan Milad ke-24 PKS tahun ini mempunyai makna berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kini, diarahkan menjadi aktivitas nyata dalam merespons beragam tantangan bangsa, terutama mengenai dinamika krisis dunia dan persoalan ekonomi masyarakat.
Almuzzammil menekankan, pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam menghadapi situasi dunia nan tidak menentu. Ia memandang kondisi bumi saat ini menuntut kesiapsiagaan bersama, termasuk dalam memperkuat ketahanan pangan, energi, dan ekonomi sebagai fondasi menghadapi potensi krisis berkepanjangan.
“Milad kali ini berbeda, dari sekadar seremoni menjadi sebuah gerakan. Kita menghadapi beragam persoalan, baik dalam negeri maupun internasional. Karena itu, kita mau membantu pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk bersiap siaga jika krisis ini berkepanjangan,” ujar Almuzzammil dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah ketidakpastian global. Bahkan, termasuk potensi gangguan pada pasokan daya bumi nan dapat berakibat pada ekonomi dalam negeri.
“Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan ekonomi. Dengan potensi ditutupnya Selat Hormuz dan naiknya nilai minyak dunia, tentu perihal itu bakal berdampak. Maka kita mengangkat rumor tersebut sebagai bagian dari kepedulian kita,” jelasnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·