Gus Salam Temui Menag Nasaruddin, Apa Saja yang Dibahas?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 14 April 2026 |17:41 WIB

Gus Salam Temui Menag Nasaruddin, Apa Saja nan Dibahas?

Gus Salam Temui Menag Nasaruddin, Apa Saja nan Dibahas?

JAKARTA – Pengasuh PP Mambaul Ma’arif KH Abdussalam Shohib namalain Gus Salam menemui Menteri Agama Nasaruddin Umar, di instansi Kementerian Agama RI, Jl. Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat. Dia silaturahmi untuk menemui tokoh NU nan telah berkhidmat di jam’iyyah lebih dari 40 tahun tersebut.

“Saya silaturahmi ke Pak Menteri Nasaruddin Umar. Beliau telah berkhidmat di NU sejak muda di daerahnya, hingga sekarang berkhidmat sebagai Rais PBNU,” kata Gus Salam, Selasa (14/4/2026).

“Beliau kan kiai-ulama NU nan ditakdirkan mendapat tugas sebagai Menteri Agama RI. Kita sebagai santri sepatutnya sowan, ngaji-belajar dan berbincang dengan beliau,” sambungnya.

Sosok Nasaruddin kata dia mempunyai pengalaman organisasi dan khidmah di bagian sosial keagamaan nan luas dan matang.

Salah satunya sebagai sesepuh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII). Dan, beliau pernah menjadi Katib Aam PBNU tahun 2004-2009, mendampingi Rais Aam, Dr (HC) KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudh.

“Waktu silaturahmi dan obrolan dengan beliau. Prof. Nasaruddin sebagaimana para sesepuh NU nan lain, merasakan keprihatinan nan mendalam atas situasi PBNU saat ini. Kita merasakannya belum pernah terjadi sepanjang berdirinya NU,” ujar Gus Salam.

Nasaruddin Umar kata Gus Salam menegaskan angan agar ada rekonsiliasi, memulihkan hubungan diantara petinggi, pengurus dan kader NU dengan mengabaikan perbedaan serta ego individual dan kelompok.

“Beliau meminta agar ada kesungguhan dari semuanya untuk merajut kembali kebersamaan demi mengembalikan marwah, wibawa dan khidmah perjuangan NU di tengah-tengah umat,” ujarnya.

Menurutnya, Nasaruddin Umar juga memantau perkembangan persiapan PBNU dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Dan berambisi ada upaya proses pergantian kepemimpinan PBNU melalui muktamar kelak dilaksanakan secara sehat, terbuka dan mengedepankan etika dalam berorganisasi dan berdemokrasi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com