Gus Ipul Tegaskan Muktamar NU Akan Digelar Agustus 2026

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan bahwa Muktamar Nahdlatul Ulama bakal digelar pada Agustus 2026. Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri Musyawarah Kerja Cabang alias Muskercab PCNU Jombang di Kantor PCNU Jombang, hari ini.

"Hasil rapat pleno PBNU telah memerintahkan agar Muktamar segera digelar pada Agustus 2026. Jadi Muktamar itu wajib Agustus," kata Gus Ipul nan juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia Muktamar NU dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).

Menurut Gus Ipul, pengarahan untuk mempercepat penyelenggaraan Muktamar juga telah disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Rais Aam telah memerintahkan agar Muktamar dilaksanakan pada awal Agustus.

Gus Ipul menjelaskan persiapan menuju Muktamar terus dimatangkan. Panitia Muktamar sudah terbentuk. Begitu juga dengan kepesertaan, baik dari bagian maupun wilayah, juga telah siap.

Dia menambahkan surat keputusan alias SK kepengurusan PCNU maupun PWNU nan telah memenuhi syarat juga telah diselesaikan. SK tersebut bakal selesai pada bulan ini.

"SK-SK kepengurusan, baik PCNU maupun PWNU nan memenuhi syarat, sudah selesai semua ditandatangani bulan ini," tuturnya.

Sebelum Muktamar, PBNU juga bakal menggelar Musyawarah Nasional alias Munas dan Konferensi Besar alias Konbes. Gus Ipul menyebut Munas dan Konbes bakal dilaksanakan paling lambat satu bulan sebelum Muktamar Agustus 2026.

"Muktamar bakal didahului Munas dan Konbes. Insyaallah digelar paling lambat satu bulan sebelum Agustus. Panitianya juga sudah terbentuk dan tersusun, tinggal di SK kan secara resmi oleh PBNU," ungkapnya.

Gus Ipul menegaskan seluruh proses organisasi di NU kudu dijalankan dengan jujur, ikhlas, terbuka, dan sesuai aturan. Menurutnya, mengurus NU bukan sekadar urusan kedudukan alias kepentingan, melainkan jalan mencari berkah.

"Di NU itu kita mencari berkah. Maka kudu jujur, ikhlas, dan terbuka. Kalau bermain-main, berkahnya bakal lenyap dan urusannya bakal makin sulit," kata Gus Ipul.

Dia membujuk seluruh pengurus NU di beragam tingkatan untuk menjaga niat, memperkuat kebersamaan, serta mengikuti seluruh tahapan organisasi dengan baik.

"NU ini besar lantaran keikhlasan para kiai, para masyayikh, dan seluruh pengurusnya. Maka mari kita jaga organisasi ini dengan langkah nan benar, terbuka, dan penuh tanggung jawab," ujarnya.

Gus Ipul turut meminta penduduk dan para pengurus NU tidak mudah percaya pada buletin bohong alias info nan tidak betul mengenai proses penandatanganan SK kepengurusan.

"Jangan percaya buletin bohong. Ada nan mengatakan saya tidak mau tanda tangan, padahal saya tidak mau menandatangani nan tidak memenuhi syarat. nan memenuhi syarat semua sudah saya tandatangani. Bukti tertulis sudah saya laporkan komplit saat rapat campuran PBNU," tutup Gus Ipul.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News