Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak Gunung Semeru(ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)

GUNUNG Semeru nan berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak pada Kamis petang.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 17.15 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak alias 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian dalam laporan tertulis nan diterima di Lumajang.

Menurutnya, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan lama 165 detik.

Berdasarkan catatan petugas, Gunung Semeru nan merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi sebanyak 12 kali sejak pukul 05.00 WIB hingga 17.30 WIB dengan tinggi letusan 500 meter hingga 1.200 meter di atas puncak.

Ia menjelaskan saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, lanjut dia, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan lantaran berpotensi terlanda ekspansi awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru lantaran rawan terhadap ancaman lontaran batu (pijar)," katanya.

Ia meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah nan berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai mini nan merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," kata Mukdas. (Ant/Z-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia