Karhutla di Gunung Bromo meluas hingga 60 hektare. BNPB mengerahkan dua helikopter water bombing dan menyiapkan modifikasi cuaca untuk mempercepat pemadaman.
Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) melanda area Gunung Bromo, Jawa Timur, sejak Senin pukul 17.00 WIB. Hingga Rabu (5/8/2026) pukul 16.45 WIB, luas lahan nan terbakar mencapai sekitar 60 hektare nan tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) melanda area Gunung Bromo, Jawa Timur, sejak Senin pukul 17.00 WIB. Hingga Rabu (5/8/2026) pukul 16.45 WIB, luas lahan nan terbakar mencapai sekitar 60 hektare nan tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
Tim campuran nan terdiri dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, Balai Besar TNBTS, Polisi Kehutanan, dan relawan dikerahkan untuk memadamkan api. Upaya dilakukan menggunakan mobil pemadam kebakaran, perangkat pemukul api (gepyok), sprayer, serta satu unit mobil tangki air nan disiapkan BPBD Provinsi Jawa Timur. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
Selain pemadaman dari darat, petugas memanfaatkan pesawat nirawak (drone) untuk memantau dan memetakan sebaran titik api. Pemetaan udara tersebut dilakukan guna memudahkan tim menentukan letak kebakaran dan mempercepat penanganan di medan nan susah dijangkau. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
Berdasarkan perkembangan hingga Rabu, api di Blok Bantengan hingga Pusung Jantur, wilayah Desa Sariwani, sukses dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Meski demikian, tetap terdapat satu titik api nan belum dapat dipadamkan lantaran berada di lereng curam, sementara sisa titik api lainnya tetap terpantau di sekitar perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
Proses pemadaman terkendala kondisi medan Kaldera Bromo nan terjal serta tiupan angin kencang nan mempercepat penyebaran api. Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menginstruksikan support operasi pemadaman dari udara. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
BNPB bakal mengerahkan dua helikopter water bombing mulai Kamis (6/8) untuk menjangkau titik api nan tidak dapat diakses oleh tim darat. Selain itu, BNPB juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) nan bakal dilaksanakan sesuai kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
Sebagai langkah pengamanan, Balai Besar TNBTS menutup sementara sebagian area wisata Gunung Bromo sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga waktu nan belum ditentukan. Penutupan mencakup akses masuk dari Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, termasuk melalui Pos Jemplang di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026. Status tersebut bertindak selama 180 hari, terhitung sejak 26 Mei hingga 6 Oktober 2026. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·