Timnas Irak(X)
PELATIH timnas Irak Graham Arnold berambisi pemain-pemainnya memetik pengalaman berbobot dari Piala Dunia 2026 setelah mereka menyelesaikan arena akbar ini dengan tiga kekalahan dari tiga laga di Grup I.
Irak, nan kembali ke Piala Dunia setelah 40 tahun absen, mengakhiri laga Grup I dengan kekalahan telak 0-5 dari Senegal di Stadion Toronto, Kanada, Sabtu WIB. Sebelumnya, mereka kalah 1-4 dari Norwegia dan 0-3 dari Prancis.
"Kami tampil baik dalam dua dari tiga pertandingan. Ini merupakan perjalanan nan menyenangkan dan saya berambisi para pemain bakal pulang dengan membawa pengalaman nan berharga," kata Arnold, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu (27/6).
Laga terakhir itu melangkah sangat susah untuk Irak lantaran mereka sudah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13 setelah Rebin Sulaka mendapatkan kartu merah. Kartu merah ini terjadi setelah Senegal mencetak gol sigap pada menit keempat melalui Habib Diarra.
Setelah kartu merah itu, Senegal nan mengincar kemenangan dengan skor besar untuk menjaga asa kelolosan ke babak 32 besar, menambah empat gol pada babak kedua melalui Ismaila Sarr (56'), Pape Gueye (59', 71'), dan Iliman Ndiaye (82').
"Hari ini betul-betul sangat berat setelah kartu merah di awal pertandingan. Ketika Anda melakukan kesalahan seperti nan kami lakukan, Anda bakal dihukum di Piala Dunia. Kami berada di grup nan sangat berat," ujar Arnold nan pernah menukangi Australia di Piala Dunia 2022 itu.
Sementara itu, pembimbing Senegal Pape Thiaw mengatakan kemenangan besar ini sangat layak didapatkan negaranya. Saat ini, Senegal pun sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar setelah menjadi salah satu dari delapan tim ranking ketiga terbaik.
"Kami menang 5-0 dan saya rasa kemenangan itu memang sepenuhnya layak kami raih. Tim menangani pertandingan ini dengan sangat baik. Pada awalnya tidak mudah lantaran kami menghadapi rival langsung nan juga menginginkan kemenangan ini," kata Thiaw. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·