Gubernur California Gavin Newsom Klaim Jadi Target Penyelidikan DoJ Atas Perintah Donald Trump

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Gubernur California Gavin Newsom Klaim Jadi Target Penyelidikan DoJ Atas Perintah Donald Trump Gavin Newsom menyebut Donald Trump menyalahgunakan Departemen Kehakiman (DoJ) untuk menyelidiki dirinya dan sang istri demi menjegal langkahnya menuju Pilpres.(AFP)

GUBERNUR California, Gavin Newsom, menuduh Presiden Donald Trump telah memerintahkan Departemen Kehakiman (DoJ) Amerika Serikat untuk menyelidiki dirinya beserta sang istri, Jennifer Siebel Newsom.

Dalam sebuah pernyataan video pada hari Senin, Newsom mengungkapkan agen-agen federal telah mendatangi rumah kerabat family hingga mantan karyawannya dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan upaya paksa untuk mencari-cari kesalahan pidana dengan menuntut rekam jejak serta "menyalahgunakan proses majelis juri".

"Donald Trump tidak hanya mengincar saya lantaran twit saya nan kejam, dia mengincar saya lantaran saya sedang mempertimbangkan untuk maju sebagai presiden. Karena dia tidak suka kebenaran bahwa saya telah secara konsisten membongkar ketidakejujuran dan penipuannya berulang kali," ujar Newsom.

Di sisi lain, seorang sumber nan mengetahui masalah ini mengungkapkan kepada The Guardian, pemerintah federal sebenarnya telah melakukan beberapa penyelidikan terhadap Gubernur California tersebut selama kurang lebih satu tahun.

Penyelidikan itu mencakup masalah pajak sang istri, serta kasus nan berangkaian dengan mantan kepala stafnya, Dana Williamson, nan baru-baru ini mengaku bersalah atas penipuan di pengadilan federal. Sumber tersebut menegaskan penyelidikan ini berasal dari California, bukan dari Washington, dan dijalankan instansi Kejaksaan AS untuk Distrik Timur California di Sacramento.

Terkait rumor ini, pihak Departemen Kehakiman (DoJ) dan FBI menolak untuk memberikan komentar.

Hubungan Newsom dan Trump memang kerap memanas. California tercatat telah menggugat pemerintahan Trump lebih dari 60 kali selama masa kedudukan kedua sang presiden, termasuk mengenai keputusan mengerahkan militer AS ke Los Angeles musim panas lalu. Trump apalagi sempat menyerukan penangkapan Newsom atas dugaan menghalangi operasi penegakan norma imigrasi di negara bagian tersebut.

Dalam pernyataannya, Newsom juga menunjukkan gimana pemerintahan Trump kerap menyelidiki para rival politiknya, seperti James Comey, Letitia James, hingga Tim Walz.

"Satu per satu, siapa pun nan menantang Donald Trump berhujung di daftar sasarannya. Dan hari ini, dengan bangga saya berasosiasi dalam daftar tersebut," kata Newsom.

Meski demikian, Newsom melayangkan kritik keras lantaran penyelidikan tersebut turut menyeret istrinya. Jennifer Siebel Newsom belakangan memang kerap menjadi sasaran lembek golongan kanan, seiring dengan munculnya Newsom sebagai salah satu kandidat kuat dari Partai Demokrat untuk nominasi presiden.

"Anda dapat memanggil rekam jejak saya. Anda dapat menyelidiki saya. Anda dapat melecehkan saya," tegas Newsom. "Masukkan nama saya ke setiap dan apa pun daftar musuh nan Anda miliki, tetapi tinggalkan istri dan family saya dari dendam pribadi Anda."

Sementara itu, dari kubu lawan, Steve Hilton nan merupakan kandidat gubernur California dari Partai Republik, melontarkan komentar miring dengan menggambarkan family Newsom sebagai "keluarga penipu". (The Guardian/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia