Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 18 Mei 2026 |21:39 WIB

Economist Intelligence Unit (EIU) merilis Global Liveability Index. Ibu Kota Negara, Jakarta menempati ranking ke-132 dari 173 sebagai kota layak huni . (Foto: Okezone.com)
JAKARTA - Economist Intelligence Unit (EIU) merilis Global Liveability Index. Ibu Kota Negara, Jakarta menempati ranking ke-132 dari 173 sebagai kota layak huni di dunia. Posisi tersebut naik 10 ranking dibandingkan tahun sebelumnya nan berada di ranking ke-142.
Global Liveability Index menilai kepantasan hidup kota berasas lima kategori utama, ialah stabilitas, jasa kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, serta infrastruktur. Pada 2025, Jakarta memperoleh skor 62,9 dari 100, meningkat 2,5 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta, Morris Danny, menyebut peningkatan tersebut mencerminkan beragam perbaikan jasa publik nan dilakukan secara berjenjang di beragam sektor.
“Peningkatan ranking ini menunjukkan adanya perbaikan pada sejumlah aspek jasa kota, termasuk infrastruktur, transportasi publik, serta jasa dasar nan terus diperkuat,” ujar Morris Danny, Senin (18/5/2026).
Menurut dia, pembangunan kota tidak terlepas dari kontribusi masyarakat, termasuk melalui pembayaran pajak wilayah nan menjadi salah satu sumber utama pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·