Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Kamis, 11 Juni 2026 |21:55 WIB

Inisiator GKB-NU Hery Haryanto Azumi
JAKARTA – Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengingatkan masyarakat untuk bersikap kritis terhadap beragam narasi politik nan berkembang agar tidak terjebak pada agenda asing nan mengganggu stabilitas nasional.
Demikian disampaikan inisiator GKB-NU Hery Haryanto Azumi menyikapi adanya rumor tindakan besar-besaran sebagai gelombang protes kepada pemerintah nan saat ini sedang konsentrasi menjalankan agenda pro rakyat mewujudkan kemandirian dan kedaulatan nasional.
"Dalam kurang dari dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo, sejumlah kebijakan strategis telah diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, kedaulatan energi, hilirisasi sumber daya alam, serta peningkatan nilai tambah ekonomi nasional," ujar Hery di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Pemerintah saat ini kata dia terus mendorong hilirisasi industri dan penguatan penguasaan negara terhadap rantai produksi sumber daya strategis agar faedah ekonomi lebih banyak dinikmati rakyat Indonesia.
"Presiden Prabowo berulang kali menegaskan pentingnya pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, penguatan ketahanan pangan, serta kemandirian daya sebagai fondasi kedaulatan bangsa," terangnya.
Menurutnya, kebijakan-kebijakan tersebut secara objektif memang menyentuh kepentingan ekonomi nan sangat besar.
GKB-NU menilai beragam program penguatan ketahanan pangan, kemandirian energi, dan hilirisasi merupakan agenda jangka panjang nan memerlukan stabilitas politik dan support seluruh komponen bangsa.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·