Aktor George Clooney dan istrinya Amal terpaksa mengungsi dari kediaman mereka di Prancis selatan akibat kebakaran rimba luar biasa nan menerjang area Var.(AFP)
AKTOR George Clooney beserta istrinya, pengacara kewenangan asasi manusia Amal Clooney, terpaksa meninggalkan kediaman mereka di Prancis selatan akibat kebakaran rimba dahsyat nan melalap wilayah tersebut.
Pasangan ini mengungsi dari properti mereka di Brignoles berbareng kedua anak kembar mereka awal pekan ini. Dalam sebuah surat nan ditujukan kepada Wali Kota Brignoles, Didier Brémond, Clooney menyampaikan keprihatinannya atas musibah nan sedang terjadi.
"Kami tidak tahu apakah rumah kami nan bagus bakal selamat melalui masa susah ini," tulis Clooney dalam surat nan dibagikan kepada BBC.
Surat tersebut dikirimkan saat family Clooney melakukan evakuasi dari area Brignoles.
"Didier nan baik, Pada titik ini kami tidak tahu apakah rumah kami nan bagus bakal selamat melalui masa susah ini dan saat kami mengevakuasi diri dari Brignoles, kami mau menekankan dua hal: pertama, kami berambisi Anda dan penduduk kota kita selamat, dan kedua, saya dan Amal berkomitmen untuk memastikan bahwa apa pun nan terjadi pada desa kita, kami adalah bagian dari organisasi ini dan kami bakal menjadi bagian untuk memulihkannya kembali," ungkap Clooney. "Kami mencintai Brignoles dan teman-teman kami nan tinggal di sana."
Keluarga tersebut membeli rumah di Brignoles pada tahun 2021 dan resmi mendapatkan kebangsaan Prancis pada Desember 2025. Clooney menambahkan, apa pun nan terjadi pada properti mereka, dia dan istrinya berkomitmen untuk membantu memulihkan desa tersebut.
Krisis Kebakaran di Wilayah Var
Kebakaran rimba telah meluas dan memporak-porandakan sejumlah wilayah di Prancis. Pada Rabu pukul 20.00 waktu setempat, Préfet du Var mengumumkan perintah pemindahan untuk beberapa lingkungan pemukiman setelah api mulai berkobar di dekat Brignoles.
Meskipun para penduduk nan dievakuasi sempat diizinkan kembali ke rumah pada Kamis siang, pejabat lokal tetap mengeluarkan peringatan kewaspadaan tinggi. Cuaca dengan suhu tinggi dan peningkatan hembusan angin dinilai tetap sangat tidak menguntungkan.
Situasi kebakaran di Prancis merupakan bagian dari gelombang kebakaran rimba nan tengah melanda sejumlah negara Eropa akibat suhu panas ekstrem. Di Prancis, kebakaran di area rimba pinus telah memaksa sedikitnya 220.000 penduduk lokal dan visitor untuk mengungsi.
Kebakaran di wilayah Gironde apalagi tercatat sebagai nan terbesar di Prancis sejak tahun 1949, dengan menghanguskan sekitar 42.000 hektar lahan. Kendati demikian, muncul optimisme bahwa pergerakan api dapat dihentikan setelah sukses dikendalikan selama tiga hari berturut-turut, menyusul prakiraan turunnya hujan pada hari Kamis.
Selain Prancis, negara-negara Eropa lain seperti Yunani dan Spanyol juga tengah berjuang mengatasi titik-titik kebakaran hebat. Di Pulau Kreta, Yunani, ribuan orang dievakuasi akibat angin kencang nan mempercepat kobaran api. Musibah ini juga menyantap korban jiwa, di mana dua petugas pemadam kebakaran tewas terjebak di dekat Krya Vrysi pada hari Rabu, dan seorang petugas lainnya gugur di dekat kota pelabuhan Gytheio, Peloponnese. (BBC/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·