Amran: Ada Perusahaan Beras Raup Untung Tak Wajar Rp2 Triliun per Bulan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2026 |05:16 WIB

 Ada Perusahaan Beras Raup Untung Tak Wajar Rp2 Triliun per Bulan

Mentan Amran (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah membongkar praktik dugaan penipuan mutu beras nan dilakukan oleh sejumlah grup korporasi besar hingga mengeruk untung terlarangan mencapai Rp2,08 triliun. 

Beras berbobot rendah nan semestinya dijual seharga Rp8.000 per kilogram dipoles sedemikian rupa dan dilabeli beras premium, lampau dilepas ke masyarakat dengan nilai Rp17.000 per kilogram.

Kementerian Pertanian menelusuri akumulasi kerugian masyarakat akibat manipulasi nilai dan kualitas bahan pangan pokok tersebut. Amran menegaskan bahwa perolehan biaya dahsyat oleh perusahaan itu bukan merupakan untung upaya nan sah, melainkan tindakan pidana nan merugikan konsumen.

"Ada satu grup, itu untungnya Rp2 triliun. Nah kita hitung, ini jadi bukan keuntungan, ya, ini penipuan, perampokan nan hitungan Rp98 triliun," kata Amran dalam bertemu pers di kantornya, Jakarta.

Amran menjelaskan ada alokasi anggaran untuk menopang nilai produksi padi nasional hingga menembus Rp537 triliun, seiring capaian produksi beras sebesar 34,69 juta ton. Kendati demikian, pembagian hasil ekonomi di rantai pasok ini dinilai tetap jauh dari kata merata. 

Dari alokasi senilai Rp215 triliun nan bergulir di tingkat bawah, pendapatan per rumah tangga petani nyatanya hanya mengantongi Rp1,87 juta, sementara para pengusaha penggilingan alias rice milling unit (RMU) justru mengeruk porsi terbesar mencapai Rp259 triliun. Seturut itu, inspeksi pengawasan di lapangan menemukan bahwa 85,56 persen sampel beras premium rupanya tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dari total beras bercap premium nan beredar di masyarakat, sebanyak 39,75 persen alias berkisar 12,2 juta ton diperkirakan menyalahi standar mutu, hingga memicu nilai kerugian mencapai Rp98 triliun.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com