Gempa M6,4 di Simalungun Sumut, BMKG: Berpusat di Darat Akibat Subduksi Lempeng

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |20:21 WIB

 Berpusat di Darat Akibat Subduksi Lempeng

Ilustrasi gempa (Foto: Dok)

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan M6,4 mengguncang Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 17.54.52 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.

Hasil kajian BMKG menunjukkan gempa bumi ini mempunyai parameter pembaruan dengan M6,4 pada kedalaman 168 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,91° LU; 98,93° BT, alias tepatnya berlokasi di darat, 11 km tenggara Simalungun, Sumut.

Wijayanto menjelaskan, dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi nan terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil kajian sistem sumber menunjukkan bahwa gempa bumi mempunyai sistem sesar geser turun (oblique normal fault).

Berdasarkan perkiraan peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas V MMI (getaran dirasakan nyaris semua penduduk, orang banyak terbangun) di Kota Tebing Tinggi, Kota Kabanjahe, dan Kota Limapuluh.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com