Gempa M5,6 Guncang Sinabang Aceh, BMKG: Dipicu Subduksi Lempeng Indo-Australia

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2026 |16:22 WIB

 Dipicu Subduksi Lempeng Indo-Australia

Gempa Aceh (foto: freepik)

JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Sinabang, Aceh, pada Minggu (8/3/2026) pukul 13.05.05 WIB.

Hasil kajian BMKG menunjukkan gempa bumi ini mempunyai parameter pembaruan dengan magnitudo M5,3. Episenter gempa terletak pada koordinat 2,03° LU dan 96,49° BT, alias tepatnya berada di laut sekitar 50 kilometer tenggara Sinabang pada kedalaman 29 kilometer.

“Dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi nan terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo‑Australia nan menunjam ke Lempeng Eurasia. Hasil kajian sistem sumber menunjukkan bahwa gempa mempunyai sistem pergerakan naik (thrust fault),” ujar Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.

Gempa tersebut dirasakan di wilayah Simeulue dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti truk berlalu). Sementara di Subulussalam dan Aceh Selatan getaran dirasakan dengan intensitas II MMI, ialah dirasakan oleh beberapa orang dan barang ringan nan digantung bergoyang.

Rahmat memastikan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan nan ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

“Hasil monitoring BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock),” ujarnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com