Gemini Terang-terangan Rayu Pengguna ChatGPT dan Claude Pindah Haluan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

loading...

Tangkapan layar antarmuka Gemini nan sekarang secara terang-terangan menyediakan fitur eksklusif untuk membajak dan mengimpor riwayat percakapan dari pesaingnya, ChatGPT dan Claude. Foto: Gemini/Sindonews

JAKARTA - Google tidak lagi bermain kondusif dalam perang ekosistem Kecerdasan Buatan (AI) dunia dengan merilis manuver paling agresifnya tahun ini: membiarkan Gemini secara terbuka "membajak" riwayat percakapan dan memori pengguna dari pesaing utamanya, ChatGPT dan Claude.

Google meluncurkan kapabilitas impor info ini bertepatan dengan debut Gemini 3.1 Flash Live. Taktik ini menjadi upaya cerdas Google untuk menghancurkan lock-in effect (efek penguncian) dari ekosistem OpenAI.

Selama ini, keengganan pengguna ChatGPT untuk beranjak ke Gemini kerap dipicu oleh ketakutan kehilangan riwayat prompt dan memori personalisasi nan telah terbangun lama.

Demi memfasilitasi eksodus massal ini, Google membentangkan karpet merah lewat opsi "Import memory to Gemini" nan berlindung di kembali ikon roda gigi "Settings & help" pada perspektif kiri bawah antarmuka.

Melalui tautan unik gemini.google.com/import, manuver pembajakan ini menawarkan opsi "Import chats" di mana Google secara gamblang menyebut nama ChatGPT dan Claude.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews