Gelombang Panas Mematikan Landa India, 2 Guru Meninggal karena Sengatan Matahari

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Gelombang Panas Mematikan Landa India, 2 Guru Meninggal lantaran Sengatan Matahari

Ilustrasi.

NEW DELHI - Beberapa negara bagian di India telah meluncurkan langkah-langkah penanggulangan di tengah suhu panas nan menyengat di beberapa bagian negara Asia Selatan tersebut.

Departemen Meteorologi India, dalam sebuah pernyataan pada Rabu, (29/4/2026) mengatakan bahwa suhu maksimum dan suhu siang hari berada di kisaran 40-46°C di sebagian besar wilayah negara selain wilayah Himalaya, Bihar timur laut, dan India timur laut.

Departemen tersebut mengatakan suhu maksimum tertinggi 47,6°C dilaporkan di Banda di negara bagian Uttar Pradesh utara pada Senin, (27/4/2026).

“Kondisi gelombang panas kemungkinan bakal bersambung di beberapa wilayah terpencil di India Tengah hingga 28 April dan diperkirakan bakal mereda setelah itu,” kata departemen tersebut, sebagaimana dilansir TRT.

Para mahir cuaca mengatakan bahwa tahun ini, India mengalami gelombang panas lebih awal.

“Alasannya beragam, termasuk lantaran kita mengalami cuaca kering,” kata Mahesh Palawat, wakil presiden di Skymet Weather Services India, kepada Anadolu.

Ia mengatakan bahwa penurunan suhu diperkirakan bakal terjadi mulai Rabu lantaran perubahan cuaca diperkirakan bakal terjadi.

Seiring dengan meningkatnya suhu nan menyengat dan mengganggu kehidupan normal, beberapa negara bagian di India telah mengumumkan beragam langkah.

Awal bulan ini, pihak berkuasa di ibu kota India, New Delhi, mengumumkan beberapa langkah untuk sekolah, termasuk membunyikan bel agar siswa minum air secara teratur di tengah teriknya musim panas.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com