Gelap yang Bermakna: Satu Jam Kepedulian Jakarta terhadap Lingkungan

Sedang Trending 20 jam yang lalu
 Satu Jam Kepedulian Jakarta terhadap Lingkungan Ilustrasi(Antara)

CAHAYA lampu telah lama menjadi penanda kehidupan sebuah kota metropolitan. Namun, ada kalanya satu jam tanpa sinar justru bisa menerangi kesadaran manusia bakal pentingnya menjaga bumi. Melalui tindakan mematikan lampu selama 60 menit dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2026, penduduk Jakarta diajak membuktikan bahwa perubahan besar dapat lahir dari kebiasaan mini nan dilakukan bersama.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi membujuk seluruh penduduk untuk berperan-serta dalam tindakan irit daya dan pengurangan emisi karbon. Aksi ini dijadwalkan berjalan pada hari Sabtu, pukul 20.30-21.30 WIB.

Kutipan Utama:

“Kami membujuk seluruh masyarakat menjadikan irit daya sebagai bagian dari style hidup sehari-hari demi Jakarta nan lebih sehat dan nyaman untuk generasi mendatang,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, di Jakarta.

Landasan Hukum dan Lokasi Pemadaman

Aksi pemadaman lampu ini bukan sekadar seremonial, melainkan merujuk pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam Rangka Penghematan Energi dan Pengurangan Emisi Karbon. Langkah sederhana ini diyakini memberikan akibat nyata bagi kualitas lingkungan jika dilakukan secara kolektif.

Selain rumah tinggal dan gedung perkantoran, pemadaman lampu bakal dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol, jalan arteri, serta beragam ikon kebanggaan Jakarta, antara lain:

  • Monumen Nasional (Monas)
  • Patung Arjuna Wiwaha
  • Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI)
  • Patung Pemuda
  • Patung Jenderal Sudirman
  • Kawasan Balai Kota DKI Jakarta

Dampak Nyata: Belajar dari Aksi Sebelumnya

Aksi irit daya ini telah membuktikan keberhasilannya di masa lalu. Berdasarkan info Pemprov DKI Jakarta, tindakan serupa nan pernah dilakukan pada Sabtu (25/4) mencatatkan nomor nan signifikan:

Indikator Keberhasilan Capaian (60 Menit)
Penghematan Listrik 96,91 MWh
Efisiensi Biaya (Mata Uang Rupiah) Rp140.226.312
Penurunan Emisi Karbon 77,53 ton CO2e

Hasil tersebut menunjukkan bahwa mematikan lampu dan perangkat elektronik nan tidak digunakan selama satu jam saja dapat memberikan faedah besar bagi bumi dan ekonomi kota. Pemprov DKI berambisi konsistensi penduduk dalam menerapkan style hidup irit daya dapat terus bersambung di luar peringatan hari besar lingkungan. (Ant/I-1)

FAQ: Aksi Hemat Energi Jakarta 2026

Kapan tindakan pemadaman lampu dilakukan?
Sabtu, 13 Juni 2026 (bertepatan dengan rangkaian Hari Lingkungan Hidup), mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.

Apakah lampu jalan umum juga dipadamkan?
Pemadaman dilakukan secara selektif di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Apa tujuan utama dari tindakan ini?
Meningkatkan kesadaran masyarakat bakal penghematan energi, mengurangi beban emisi karbon di atmosfer, dan menekan akibat perubahan suasana secara global.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia