BP Batam(BP Batam)
Gangguan pasokan listrik nan melanda Batam sejak Senin (12/10/2026) berakibat pada aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga aktivitas bumi usaha. Setelah penanganan intensif oleh PLN Batam, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyampaikan bahwa pasokan listrik telah kembali pulih sepenuhnya berasas info terbaru nan diterimanya.
Bagi Amsakar, pemulihan listrik bukan sekadar persoalan menyalakan kembali jaringan. nan terpenting adalah memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas, kebutuhan dasar terpenuhi, dan pelayanan publik berangsur normal.
“Berdasarkan info terbaru nan kami terima, kondisi kelistrikan Batam sudah pulih 100 persen.” tegas Amsakar, Rabu (14/10/2026).
Pihaknya memastikan pemerintah mengawal setiap progres agar seluruh aspek jasa dasar bagi masyarakat Kota Batam dapat kembali normal.
Di tengah situasi tersebut, Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada tim teknis PLN Batam nan bekerja menangani gangguan. Sejak kejadian berlangsung, pihaknya terus berkoordinasi dengan Direksi PLN Batam beserta jejeran untuk memantau penanganan dan mendorong percepatan pemulihan.
“Kami memahami seluruh lapisan masyarakat merasakan langsung akibat gangguan ini. Karena itu, sejak awal kami terus berkoordinasi dengan PLN Batam dan seluruh pihak mengenai agar penanganan melangkah sigap dan langkah-langkah nan diperlukan segera dilakukan. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tim nan terlibat,” ujarnya.
Kondisi Waduk Kembali Normal, Distribusi Air Berangsur Di Atas 80%
Pasokan listrik nan dilaporkan telah kembali normal, tidak serta merta membikin pemulihan jasa lain nan terdampak, dapat normal seketika. Salah satunya pengedaran air bersih, nan operasionalnya berjuntai pada pasokan listrik dan kondisi jaringan perpipaan. Pendistribusian air memerlukan waktu hingga jaringan perpipaan kembali terisi secara bertahap.
Data BP Batam per Rabu (14/10/2026) menunjukkan sekitar 80 hingga 85 persen area pengguna telah kembali menerima aliran air pada elevasi normal. Sementara itu, 319 trip mobil tangki disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan penduduk di wilayah nan tetap mengalami gangguan.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano, menjelaskan bahwa pulihnya operasional instalasi pengolahan air tidak serta-merta membikin seluruh pengguna langsung menerima air secara normal.
“Jaringan perpipaan memerlukan waktu untuk kembali terisi hingga tekanan dan volume air stabil. Wilayah nan berada di ujung jaringan maupun area dengan elevasi lebih tinggi berpotensi memerlukan waktu lebih lama.” jelas Denny.
BP Batam memperkirakan proses pemulihan jaringan perpipaan secara keseluruhan dapat memerlukan waktu. Selama proses tersebut, pengedaran air menggunakan mobil tangki disiapkan sebagai support sementara, dengan prioritas bagi akomodasi kesehatan, rumah sakit, rumah ibadah, dan permukiman nan tetap mengalami gangguan.
Kondisi ini menjadi perhatian lantaran kebutuhan air bersih tidak dapat ditunda. Karena itu, masyarakat nan belum menerima aliran air secara normal diharapkan mengikuti info resmi mengenai pengedaran support dan perkembangan pemulihan di wilayah masing-masing.
BP Batam Turun ke Lapangan, Dunia Usaha Ikut Dikawal
Dampak gangguan listrik juga dirasakan sektor industri dan pelaku upaya nan memerlukan pasokan daya untuk menjaga operasional tetap berjalan.
Untuk mengetahui kondisi secara langsung, BP Batam melalui Kedeputian Bidang Investasi di bawah kepemimpinan Fary Djemy Francis mengunjungi sejumlah area industri, investor, pelaku UMKM, dan akomodasi pelayanan publik, termasuk rumah sakit, pada Selasa pagi (14/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendengarkan hambatan nan dihadapi, menyampaikan perkembangan penanganan, serta memastikan komunikasi dengan pelaku upaya tetap berjalan.
“Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, nan dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. BP Batam mau hadir, mendengar, dan memastikan masyarakat serta pelaku upaya tidak menghadapi kesulitan ini sendirian,” ujar Fary.
BP Batam juga berkoordinasi dengan pengelola jasa air minum, rumah sakit, bandara, pelabuhan, dan pihak mengenai lainnya untuk memantau akibat gangguan terhadap jasa publik.
Sejumlah perwakilan bumi upaya turut menyampaikan apresiasi terhadap langkah pemulihan PLN Batam dan perhatian BP Batam nan turun langsung menemui pelaku usaha. Koordinasi tersebut diharapkan membantu mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi dan memastikan hambatan nan tetap terjadi dapat ditangani.
Amsakar: Pemerintah Tidak Berhenti pada Pemulihan Listrik
Amsakar membujuk seluruh masyarakat Batam untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan kondusif. Ia memahami gangguan kelistrikan nan terjadi bukanlah kondisi nan diharapkan siapa pun, terlebih dampaknya dirasakan oleh beragam lapisan masyarakat, bumi usaha, hingga jasa publik.
Menurutnya, situasi ini perlu disikapi dengan bijak. Di tengah ketidaknyamanan nan terjadi, upaya penanganan dan kerja keras seluruh pihak patut dihargai, sembari memastikan proses pemulihan jasa nan terdampak terus dikawal hingga kembali melangkah optimal.
“Tidak ada satu pun dari kita nan menginginkan situasi seperti ini. Kita memahami dampaknya dirasakan oleh masyarakat dari beragam lapisan. Alhamdulillah, berasas info nan kami terima, kondisi kelistrikan saat ini telah pulih sepenuhnya. Kita patut menghargai kerja keras seluruh pihak nan telah berupaya menangani gangguan ini. Pemerintah bakal terus mengawal agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan kebutuhan penduduk tetap terpenuhi,” ujar Amsakar.
Ia berharap, kejadian ini menjadi momentum berbareng untuk melakukan evaluasi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan keandalan prasarana serta kualitas pelayanan publik di Batam.
“Sejak hari pertama berdampak, saya meminta seluruh jejeran baik di BP Batam maupun di Pemko Batam sesuai dengan tusinya agar turun dan mengecek setiap jasa dasar, masyarakat hingga bumi usaha. Pelayanan air terus kami monitor dan berangsur pulih. Kami juga pastikan pelayanan Rumah Sakit, Pelabuhan, Bandara tetap melangkah normal. Termasuk pengaruh ekonomi kita pantau, UMKM hingga pelaku upaya seluruh aspek kudu mendapatkan pendampingan optimal.” tegas Amsakar.
Ia juga membujuk seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga situasi Batam tetap kondusif. Sehingga seluruh pelayanan dapat melangkah lebih baik, aktivitas masyarakat kembali melangkah lancar, dan bumi upaya dapat beraksi dengan optimal.
“Mari kita hargai upaya dan kerja keras semua pihak, sekaligus menjadikan kejadian ini sebagai momentum untuk berbenah dan memperbaiki pelayanan ke depan. Pemerintah bakal terus mengawal prosesnya. nan terpenting, mari kita jaga Batam tetap aman, kondusif, dan nyaman bagi semua. Semoga ke depan seluruh pelayanan semakin baik, aktivitas masyarakat kembali melangkah lancar, dan bumi upaya dapat beraksi dengan optimal,” tutup Amsakar. (RO/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·