Jakarta -
Polda Metro Jaya melakukan patroli dalam rangka menjaga keamanan Ibu Kota. Patroli dilakukan di sejumlah titik rawan pidana hingga tawuran di wilayah Utara dan Timur Jakarta.
Dalam aktivitas patroli nan dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) awal hari ini, Polda Metro Jaya menurunkan puluhan personel dari Batalyon B Satbrimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis polres wilayah.
Salah satu letak nan disambangi ialah di Duren Sawit, Jakarta Timur dan di Koja, Jakarta Utara. Saat melaksanakan penyisiran di Jalan H Maridin, Duren Sawit, petugas menerima laporan penduduk mengenai keberadaan sekelompok pemuda yang dicurigai bakal melakukan tindakan tawuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menindaklanjuti info tersebut, tim segera bergerak melakukan pemeriksaan dan penyisiran di lokasi. Setibanya di lokasi, petugas mengamankan sejumlah pemuda nan diduga hendak melakukan tawuran.
Selain mengamankan sejumlah pemuda, petugas juga menyita sebilah katana, celurit panjang, 7 unit ponsel, dan 4 unit motor.
Brimob Polda Metro Jaya sisir titik rawan tawuran di Koja dan Duren Sawit dalam patroli, pada Sabtu (13/6/2026) awal hari. Foto: dok. Istimewa
Sementara itu, patroli campuran nan dilakukan personel Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya berbareng Perintis Polres Metro Jakarta Utara sukses mencegah potensi tawuran di area Rawabadak, Koja, Jakarta Utara. Tiga pemuda diamankan beserta sejumlah senjata tajam setelah petugas merespons sigap laporan masyarakat saat melaksanakan patroli Kamtibmas di wilayah rawan gangguan keamanan.
Dalam aktivitas tersebut, petugas juga mengamankan dua bilah celurit, tiga bilah golok, dan satu stik golf. Ketiga pemuda berikut peralatan bukti tersebut dibawa ke Polsek Koja untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kegiatan patroli nan menyasar sejumlah titik di Tanjung Priok, Papanggo, Sungai Bambu, hingga Koja tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif dan kondusif serta mencegah beragam tindak kejahatan jalanan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto, mengatakan kehadiran personel di lapangan menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas nan dapat meresahkan masyarakat.
"Patroli rutin nan ditingkatkan merupakan corak komitmen kami dalam menjaga keamanan lingkungan dan memberikan rasa kondusif kepada masyarakat, terutama pada jam-jam rawan," ujar Kombes Henik.
Lebih lanjut, Kombes Henik mengimbau para orang tua dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap kondusif dan kondusif serta menghindari segala corak aktivitas nan berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum. Apabila menemukan indikasi gangguan keamanan, masyarakat dapat segera melapor melalui Call Center Polri 110 nan siap melayani selama 24 jam.
(mea/zap)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·