FTSE Russell Depak Dua Saham BUMN, Ini Alasannya

Sedang Trending 35 menit yang lalu

Jakarta -

Penyedia indeks saham global, FTSE Russell, mengumumkan perubahan konstituen saham asal Indonesia. Dalam perubahan tersebut, terdapat dua saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) nan dikeluarkan oleh indeks provider asal Inggris tersebut.

Berdasarkan pengumumannya, FTSE Russell mengeluarkan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP). Kedua saham plat merah tersebut dikeluarkan dari pengelompokkan Micro Cap lantaran dianggap kandas mencapai tingkat kapitalisasi pasar mikro nan layak untuk investasi.

"Delete from micro/fail micro cap investable market cap level," tulis keterangan dalam pengumuman FTSE Russell, Jumat (21/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan tersebut bakal bertindak setelah penutupan perdagangan pada Jumat, 18 September 2026, alias mulai Senin, 21 September 2026. Namun begitu, FTSE Russell tetap terbuka terhadap revisi hingga perdagangan Jumat 4 September.

"Perubahan hasil tinjauan indeks nan tercantum dalam berkas-berkas terlampir dapat mengalami revisi hingga akhir jam kerja pada hari Jumat, 4 September 2026. Mulai hari Senin, 7 September 2026, perubahan hasil tinjauan indeks tersebut bakal dianggap final," tulis pengumuman FTSE Russell.

Pada pengelompokkan Micro Cap, FTSE Russell juga mengeluarkan 26 saham lainnya seperti PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), PT Intiland Development Tbk (DILD), hingga PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS). Berikut daftar 28 saham RI nan didepak dari Micro Cap FTSE Russell:

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) - Keluar
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO)
PT Bank Victoria Tbk (BVIC)
PT Cardig Aero Services Tbk (CASS)
PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN)
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
PT Industri Dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS)
PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)
PT Intiland Development Tbk (DILD)
PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE)
PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON)
PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED)
PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN)
PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
PT Mandiri Herindo Adiperkasa (MAHA)
PT Mastersystem Infotama (MSTI)
PT Medela Potentia Tbk (MDLA)
PT Multipolar Tbk (MLPL)
PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID)
PT Panin Sekuritas Tbk (PANS)
PT Paninvest Tbk (PNIN)
PT PP (Persero) (PTPP)
PT Prodia Widyahusada (PRDA)
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)
PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP)
PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance