Forum Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Kalimantan Selatan berbareng Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menandatangani MOU.(MI/Denny Susanto)
FORUM Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Kalimantan Selatan berbareng Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dan kerjasama pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta peningkatan kompetensi pekerjaan keinsinyuran di daerah.
Ketua FIM PII Wilayah Kalimantan Selatan, Nanang Elva Julianoor Putra, didampingi Sekretaris dan Bendahara, FIM PII Kalsel, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan corak komitmen berbareng dalam membangun ekosistem keinsinyuran nan semakin kuat melalui sinergi antara bumi akademik dan organisasi pekerjaan sebagai support kuat atas aktivitas Insinyur Muda Banua.
"Kolaborasi ini bukan sekadar penandatanganan nota kesepahaman, tetapi menjadi langkah awal membangun kemitraan nan berorientasi pada tindakan nyata. Kami mau menghadirkan beragam program nan bisa meningkatkan kapabilitas mahasiswa, dosen, serta para insinyur muda agar mempunyai kompetensi nan relevan dengan kebutuhan pembangunan wilayah maupun nasional," ujarnya.
Menurutnya, tantangan pembangunan di era transformasi digital, perubahan iklim, hingga percepatan pembangunan prasarana memerlukan insinyur nan tidak hanya mempunyai keahlian teknis, tetapi juga bisa berinovasi, berkolaborasi, dan menjunjung tinggi etika profesi. Melalui kerja sama tersebut, kedua lembaga bakal mengembangkan beragam program bersama, di antaranya penyelenggaraan seminar nasional, kuliah umum, pelatihan, workshop, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, pembinaan mahasiswa, peningkatan kompetensi profesi, serta beragam aktivitas akademik lainnya nan mendukung penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pihak Universitas Lambung Mangkurat menyambut positif terjalinnya kerjasama tersebut. Sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi pekerjaan dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan lulusan nan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dinamika bumi kerja dan perkembangan teknologi. Selain mendukung pengembangan sumber daya manusia, kerja sama ini juga diharapkan dapat melahirkan beragam penemuan nan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya di Kalimantan Selatan.
FIM PII Kalimantan Selatan berbareng ULM berkomitmen untuk segera menindaklanjuti nota kesepahaman tersebut melalui beragam program implementatif sehingga faedah kerja sama dapat dirasakan secara langsung oleh mahasiswa, akademisi, praktisi, serta masyarakat luas.
Dengan terjalinnya kemitraan strategis ini, kedua lembaga optimistis dapat mencetak generasi insinyur nan profesional, adaptif, berintegritas, dan bisa menjadi motor penggerak pembangunan Indonesia menuju masa depan nan berkepanjangan terutama di Banua Kalimantan Selatan dan Dunia.
MoU nan berjalan di Universitas Lambung Mangkurat, Rabu (29/7) tersebut dihadiri oleh jejeran ketua universitas, antara lain Wakil Rektor ULM, Dr. Ir. Yusuf Aziz, M.Sc, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Teknik ULM, Ketua Program Studi Teknik, Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) ULM serta perwakilan pengurus Forum Insinyur Muda PII Wilayah Kalimantan Selatan dan perwakilan Ketua FAM PII Kalsel. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·