Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2026 |12:47 WIB

Keberadaan Danantara ikut menjadi sorotan dalam laporan Fitch Ratings. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA – Keberadaan Danantara ikut menjadi sorotan dalam laporan Fitch Ratings nan merevisi outlook ranking utang Indonesia menjadi negatif. Lembaga pemeringkat menilai terdapat ketidakpastian mengenai mandat investasi Danantara dan dampaknya terhadap fiskal negara.
Merespons perihal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengakui bahwa Danantara tetap tergolong lembaga baru sehingga belum banyak dikenal oleh pelaku pasar global.
“Danantara kan organisasi sovereign wealth fund nan baru. Tentu belum semuanya kenal,” kata Airlangga saat ditemui di Menara Batavia, Kamis (5/3/2026).
Menurut Airlangga, Fitch memerlukan waktu untuk membangun rekam jejak sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pasar.
“Track record-nya diperlukan. Oleh lantaran itu, perhatian itu menjadi catatan,” ujarnya.
Airlangga menambahkan, upaya memperkenalkan dan memperkuat kredibilitas lembaga tersebut bakal menjadi tugas manajemen Danantara.
“Upaya tentu diserahkan ke Danantara,” ungkapnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·