Festival "Toleransi" Berubah Drastis, Warga Muslim Tak Terlibat Lagi

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Perayaan Janmashtami di Mominpore, Kolkata, nan selama ini menjadi contoh semangat multikultural lantaran kebanyakan penyelenggaranya adalah umat Muslim, sekarang dipastikan berubah drastis menjadi aktivitas unik umat Hindu pada tahun ini.

Mengutip Times of India, Rabu (02/09/2026), Rakesh Singh, kandidat dari Partai Bharatiya Janata (BJP) nan kalah dalam pemilihan dari wilayah Port, menyatakan bahwa seremoni tahun ini hanya bakal diselenggarakan oleh umat Hindu. Singh, nan mengeklaim dirinya sebagai presiden dan ketua komite penyelenggara, menegaskan bahwa umat kepercayaan lain boleh berkunjung, namun perlindungan terhadap aktivitas keagamaan adalah sebuah tanggungjawab mutlak.

"Janmashtami adalah pagelaran Hindu dan semestinya hanya dilakukan oleh umat Hindu," tegasnya.

Singh turut mengkritik keras pernyataan mantan Ketua Menteri Mamata Banerjee nan sebelumnya sering menarasikan bahwa pagelaran adalah milik semua orang. "Pengambilalihan" seremoni oleh Singh ini terjadi sekitar seminggu setelah organisasi Vishwa Hindu Parishad (VHP) menginstruksikan para penyelenggara pagelaran untuk menjaga kemurnian spiritual dengan melarang keras makanan non-vegetarian dan wajib mempertahankan budaya Hindu di area inti.

Padahal, seremoni nan sekarang memasuki tahun ke-58 ini sejatinya diprakarsai oleh seorang pekerja sosial Muslim berjulukan Md Kashim sekitar enam dasawarsa lalu, dan sering didukung oleh fungsionaris senior Trinamool seperti Mohammed Alam. Menanggapi perubahan drastis tersebut, Alam membeberkan kekecewaannya.

"Sejak 2011, kami telah menyelenggarakan Janmashtami di sini. Ada sekitar 20 personil di komite penyelenggara, dan separuh dari mereka adalah Muslim. Namun tahun ini, semua wajah Muslim telah disingkirkan dari komite," ungkapnya.

Kondisi tersebut juga dibenarkan oleh salah satu penyelenggara nan tengah mengawasi pembangunan tenda bernuansa safron dan putih di lokasi. Ia mengakui bahwa umat Muslim memang terbiasa mengendalikan seremoni Janmashtami di tempat tersebut hingga tahun lalu, sebelum akhirnya dikelola secara eksklusif oleh umat Hindu pada tahun ini.

"Ini seperti aktivitas pembersihan," pungkasnya.

(tps/luc) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News