ETF Emas Meluncur di BEI, Wamenkeu Juda Agung: Instrumen Penting Ekosistem Investasi Global

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 10 Agustus 2026 |16:04 WIB

 Instrumen Penting Ekosistem Investasi Global

Peluncuran instrumen Exchange Traded Fund (ETF) Emas di pasar modal domestik. (Foto: Okezone.com/OJK)

JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menilai peluncuran instrumen Exchange Traded Fund (ETF) Emas di pasar modal domestik menjadi langkah nyata untuk mengakselerasi pendalaman pasar finansial sekaligus memperbanyak pilihan investasi bagi masyarakat.

Juda menilai, kehadiran ETF Emas selaras dengan agenda reformasi pasar modal nan tengah digulirkan pemerintah bekerja-sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan pemangku kepentingan industri.

“Peluncuran ETF Emas hari ini juga merupakan salah satu langkah konkret dan bagian dari agenda tersebut,” kata Juda dalam aktivitas peluncuran ETF Emas di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Sebagai informasi, ETF Emas merupakan produk investasi berbentuk reksa biaya nan diperdagangkan di bursa dengan aset referensi (underlying asset) berupa emas. Produk ini memungkinkan penanammodal memperoleh eksposur terhadap dinamika nilai emas tanpa perlu melakukan pembelian maupun penyimpanan emas bentuk secara langsung.

Juda menambahkan, tren minat terhadap ETF berbasis emas di tingkat dunia terus menunjukkan kenaikan pesat. Sepanjang 2025, total biaya kelolaan ETF Emas di bumi tercatat mencapai USD559 miliar dengan akumulasi kepemilikan emas mencapai 4.025 ton.

“Ini mencerminkan semakin pentingnya instrumen ini di dalam ekosistem investasi global. Jadi, nan kita lakukan hari ini bukan sekadar menambah satu produk. Kita sedang memperluas pilihan investasi sekaligus memperdalam pasar finansial kita agar dapat bersaing dengan pasar modal regional maupun global,” terangnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com