Erupsi Anak Krakatau, Penutupan Soetta Diperpanjang Hingga 17.30 WIB

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Jadi intinya...

  • Bandara Soekarno-Hatta ditutup lebih lama lantaran abu vulkanik Anak Krakatau.
  • Penutupan diperkirakan hingga 17.30 WIB, namun waktu ini tetap estimasi.
  • AirNav terus memantau kondisi udara dan berkoordinasi untuk keselamatan penerbangan.

Liputan6.com, Jakarta - Penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperpanjang menyusul tetap terdampaknya ruang udara oleh sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

AirNav Indonesia memperbarui info aeronautika melalui NOTAM A3348/26 nan menggantikan NOTAM sebelumnya. Dalam pembaruan tersebut, Bandara Soekarno-Hatta tetap berstatus ditutup dan diperkirakan kembali dibuka pada pukul 17.30 WIB.

"NOTAM A3348/26 sekaligus menggantikan NOTAM A3346/26 nan sebelumnya menetapkan perkiraan penutupan hingga pukul 13.30 WIB," ujar Hermana Soegijantoro, EVP of Corporate Secretary, Minggu (6/8/2026).

Informasi terbaru tersebut mulai bertindak pukul 13.23 WIB. Waktu pembukaan kembali tetap berkarakter perkiraan dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi abu vulkanik.

Perbarui Informasi Kondisi Lapangan

AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau kondisi ruang udara serta pergerakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan info aeronautika terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan sekaligus mendukung keselamatan penerbangan.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan info mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu," ungkapnya.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita