Bandara Husein Bandung Ditutup, KCIC Pastikan Operasional Whoosh Tetap Normal

Sedang Trending 45 menit yang lalu
Kereta sigap Whoosh melintas di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (31/7/2025). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan kereta sigap Whoosh tetap beraksi dan tidak terkendala sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, mengatakan operasional Whoosh hingga sore hari ini, Minggu (6/9), tetap melangkah normal.

"Sampai dengan sore ini Minggu (6/9), seluruh perjalanan Whoosh tetap beraksi dengan kondusif dan normal serta tidak mengalami hambatan akibat sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," kata Emir kepada kumparan.

Sebagai langkah perlindungan, Emir mengimbau penumpang menggunakan masker dan kacamata guna mengurangi paparan abu vulkanik, terutama saat berada dan beraktivitas di area terbuka Stasiun Whoosh.

KCIC juga terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan berkoordinasi dengan lembaga terkait. Keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang bakal terus menjadi prioritas utama KCIC.

"Kami mengimbau penumpang tetap tenang dan mengikuti pengarahan petugas, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Informasi terkini mengenai perjalanan Whoosh dapat diperoleh melalui Contact Center dan media sosial resmi Whoosh," tandas Emir.

Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Sebelumnya, AirNav Indonesia mengatakan sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Kratatau sudah sampai ke Bandung, Jawa Barat. Hal ini mengakibatkan penutupan sementara Bandara Husein Sastranegara.

Penghentian operasional ini bertindak hingga pukul 16.00 WIB pada Minggu (6/9). Penutupan tersebut berasas NOTAM (Notice to Airmen) C1086/26 nan diterbitkan AirNav Indonesia.

“Penutupan Bandara Husein Sastranegara bertindak mulai pukul 12.07 WIB dengan perkiraan dibuka kembali pada pukul 16.00 WIB pada 6 September 2026,” ujar EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoto, dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9).

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan