
Ilustrasi.
JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Langkah ini diambil menyusul penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sejumlah sekolah untuk menjamin keselamatan peserta didik dan tenaga pengajar.
Pelaksanaan PJJ mulai diberlakukan pada Senin, 7 September 2026, dengan lama nan menyesuaikan kondisi dan kebijakan pemerintah wilayah masing-masing. Sejalan dengan kebijakan tersebut, operasional MBG bagi penerima faedah di satuan pendidikan turut dihentikan sementara selama pembelajaran tatap muka ditiadakan.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengatakan penyesuaian operasional MBG merupakan langkah nan diambil untuk memastikan penyelenggaraan program tetap melangkah secara kondusif dan responsif terhadap kondisi kedaruratan di wilayah terdampak.
“Keselamatan peserta didik dan seluruh penduduk satuan pendidikan menjadi pertimbangan utama dalam penyesuaian operasional MBG. Ketika proses pembelajaran dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh, sistem pemberian MBG di sekolah juga perlu disesuaikan agar pelaksanaannya tetap tepat sasaran, aman, dan selaras dengan kebijakan penanganan kondisi darurat,” ujar Hida pada Minggu (6/9/2026).
Kebijakan penyelenggaraan PJJ tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 33 Tahun 2019 tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana serta Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pembelajaran dalam Situasi Darurat. Regulasi tersebut menjadi salah satu dasar dalam memastikan proses pendidikan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan ketika satuan pendidikan berada dalam situasi musibah alias keadaan darurat.
Berdasarkan info Minggu (6/9/2026) penerapan PJJ di wilayah terdampak dilakukan dengan lama nan berbeda sesuai perkembangan situasi. Di Provinsi Lampung, PJJ dilaksanakan selama dua hari, ialah Senin dan Selasa, 7–8 September 2026. Sementara itu, Provinsi Banten menerapkan PJJ selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 7–9 September 2026.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·