Mau Ambil Air, Wanita di Sukabumi Terseret Kereta hingga Jatuh ke Jurang

Sedang Trending 40 menit yang lalu

Jakarta -

Nasib naas menimpa Een Suhaeni (50), penduduk Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Ibu rumah tangga tersebut tewas usai terserempet Kereta Api (KA) Pangrango relasi Sukabumi-Bogor hingga jatuh ke lembah perlintasan setinggi 15 meter.

Dilansir detikJabar, Senin (7/9/2026), kejadian tragis itu terjadi di lintasan kereta api Km 40+700 petak jalan Cisaat-Cibadak, Minggu (6/9) tepatnya menjelang jembatan penyeberangan Kampung Kamandoran. Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menjelaskan peristiwa itu bermulai saat KA Pangrango berangkat dari Stasiun Sukabumi menuju Stasiun Bogor.

Saat kereta tengah melaju kencang melintasi wilayah Karangtengah menuju Stasiun Cibadak, korban diketahui berada di area jalur rel. Korban diduga tengah mengambil air bersih dan tidak menyadari agenda perjalanan kereta nan hendak lewat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat KA Pangrango melintas, korban sempat berupaya menghindar. Namun, lantaran jarak sudah terlalu dekat, korban terserempet kereta dan terjatuh ke tembok perlintasan dengan ketinggian sekitar 10-15 meter," ujar Daeng.

Warga sekitar nan menyaksikan kejadian tersebut langsung melapor ke Pemerintah Desa Karangtengah, Babinsa Koramil 0607-11/Cibadak, Polsek Cibadak, dan P2BK Kecamatan Cibadak. Petugas campuran dari unsur kepolisian, TNI, BPBD, dan penduduk langsung mendatangi letak untuk melakukan evakuasi. Kondisi medan nan curam di bawah jembatan membikin proses pemindahan memerlukan waktu.

"Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan mobil jenazah Kodim 0607/Kota Sukabumi menuju RSUD Sekarwangi untuk penanganan medis lebih lanjut," tambah Daeng.

Baca buletin selengkapnya di sini.

(whn/yld)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News