Emak-emak Protes Damkar Bawa Air Bersih untuk Kadis Medan, Ini Penjelasan Damkar

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan, Wandro Malau saat ditemui di letak kebakaran, Medan, Kamis (26/3/2026). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Beredar video di media sosial nan memperlihatkan tindakan protes emak-emak terhadap pemadam kebakaran (damkar). Damkar tersebut diduga melakukan pengisian pasokan air bersih ke rumah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar, di Jalan STM, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, pada Rabu (10/6).

Peristiwa itu terjadi saat sejumlah penduduk di Kota Medan mengalami krisis air bersih akibat rusaknya mesin penyalur air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi.

Menanggapi perihal tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Malau, mengatakan bahwa mobil damkar saat itu sedang membantu PDAM Provinsi Sumut mengenai kekurangan air bersih di sejumlah Kota Medan.

"Itu kita bantu provinsi, saat itu kita pun ada rekam jejaknya. Kadis Pak Benny tidak ada nan menghubungi kita. Jadi menghubungi PDAM Provinsi Sumut. Pas kita ada di situ, sekitar 5 sampai 7 unit untuk membantu distribusi, lantaran provinsi kewalahan itu nyaris enam kecamatan terdampak," kata Wandro saat dihubungi wartawan, Sabtu (13/6).

Ia menyebutkan, armada menyalurkan pasokan air ke sejumlah wilayah di Kota Medan, bukan hanya di rumah Benny.

"Jadi rupanya dari PDAM provinsi, bawa unit kita ke sana. Cuma memang permintaan juga untuk kita sendiri pengedaran air secara menyeluruh. Mungkin nan pertama dapat itu rumah Pak Benny. Mungkin moncong mobil damkar masuk agak ke dalam. Sebenarnya didistribusikan semua dari damkar. Cuma mobil PDAM terbatas, jadi bukan hanya itu konsentrasi kita," ucap Wandro.

Wandro menuturkan, pendistribusian pasokan air bersih tersebut dibagikan ke beberapa Kecamatan Kota Medan nan terdampak perbaikan pipa PDAM.

"Total 7 unit (damkar). Satu untuk Kecamatan Medan Kota, Amplas, Johor, Polonia, Maimun, sebagian Timur sama Tembung berdampak. Ada sekitar tujuh kecamatan. Kita pun minta dari kecamatannya, hanya posisi kejadian PDAM tidak bisa suplai ke sana. Jadi mana nan enggak terback up, kita ke sana," imbuh Wandro.

Ilustrasi air bersih. Foto: Shutterstock

Menurutnya, posisi mobil damkar agak masuk ke dalam rumah Benny, sehingga masyarakat beranggapan seolah-olah hanya rumah Benny nan mendapatkan pasokan air bersih. Namun, pendistribusian itu sebenarnya dilakukan secara menyeluruh berjenjang kepada masyarakat.

"Mungkin salah juga lantaran posisi mobil agak masuk ke rumahnya Pak Benny, jadi seolah-olah masyarakat memvideokan, ya sudah lah. Tapi kan untuk masyarakat sekitar juga bertahap, lantaran enggak bisa langsung semua. Dan keahlian mobil juga 5.000 liter," ucap Wandro.

"Harusnya mobil PDAM ke situ, hanya lantaran mereka terbatas unit dan entah bergerak ke semua kecamatan, kita support, kita bantu. Itu pun pengarahan dari Pak Wali Kota minta izin, Pak Wali Kota arahkan untuk bantu masyarakat nan terdampak," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan