Feby Novalius
, Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2026 |13:15 WIB

Tahun 2026 diproyeksikan menjadi periode ekspansi bagi perusahaan logistik berbasis kereta api. (foto :Okezone.com/KAI Logistik)
JAKARTA – Tahun 2026 diproyeksikan menjadi periode ekspansi bagi perusahaan logistik berbasis kereta api. Perseroan menargetkan pendapatan mencapai Rp2,47 triliun dengan untung Rp176 miliar.
Target tersebut mencerminkan pertumbuhan 119% dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp1,1 triliun. Peningkatan keahlian didorong oleh ekspansi skala upaya dan kenaikan volume pikulan di sejumlah segmen.
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, mengatakan pertumbuhan diharapkan terjadi baik dari sisi finansial maupun operasional.
“Tahun 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kapabilitas dan daya saing bisnis,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Dari sisi operasional, volume pikulan ritel ditargetkan mencapai 165 ribu ton alias naik 152% dibandingkan 2025. Sementara pikulan multikomoditas—termasuk peti kemas, semen, dan komoditas nonbatu bara—ditargetkan menembus lebih dari 9 juta ton, meningkat lebih dari 200% dibandingkan realisasi sebelumnya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·