Jakarta -
Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya selesai diperiksa oleh Kejagung RI sebagai tersangka kasus tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyidik memeriksa Sony sekitar 10 jam untuk mendalami permohonan justice collaborator (JC) nan diajukannya.
Pantauan detikcom di gedung Jampidsus Kejagung RI, Kamis (18/6/2026), Sony keluar dari gedung pukul 19.10 WIB. Sony hanya terdiam sembari digiring oleh interogator masuk ke dalam mobil tahanan.
Sony sendiri tiba di gedung Jampidsus Kejagung RI pukul 09.25 WIB pagi tadi. Artinya, Sony diperiksa oleh interogator sekitar 10 jam mengenai penganjuan JC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kejagung RI menyampaikan telah menjadwalkan pemeriksaan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun anggaran 2025-2026, Sony Sonjaya, pekan ini. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami permohonan justice collaborator (JC) nan diajukan Sony.
"Yang jelas minggu depan. Minggu depan ya, tunggu saja kelak tanggalnya," Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta, Jumat (12/6).
Sementara itu, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan pemeriksaan bermaksud mengonfirmasi bukti-bukti nan diklaim dimiliki Sony untuk membongkar keterlibatan pihak lain.
"Dalam waktu dekat kami bakal melakukan pemeriksaan terhadap tersangka SS untuk mengonfirmasi dari pengajuan JC nan disampaikan pada kita," kata Syarief.
Hal itu disampaikan Syarief menanggapi pertanyaan mengenai 26 nama nan diduga masuk dalam buletin aktivitas pemeriksaan (BAP) dan diduga diserahkan oleh pihak Sony. Syarief mengatakan pihaknya tetap melakukan pendalaman.
"Kami cek, kami juga punya perangkat bukti, kami teliti semua. Nanti bakal kami panggil, kami periksa Saudara SS nan mengusulkan JC itu ya," ucap Syarief lagi.
Syarief menjelaskan hingga saat ini interogator tetap mempelajari permohonan tersebut. Pihaknya juga tengah membandingkan perangkat bukti nan sudah dikantongi interogator dengan info nan bakal diberikan Sony.
"Karena kan Saudara SS belum menyampaikan bukti apa nan dia punya, kami juga berbilang di kami bukti apa nan kami punya," jelasnya.
Namun, Syarief tak merinci hari apa tepatnya Sony diperiksa. Dia hanya mengatakan pemeriksaan dilakukan pekan depan.
"Secepatnya, kelak kita sampaikan. Secepatnya," ucap dia.
(kuf/eva)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·