Eks Pejabat Bea Cukai Dikenalkan Anggota BPK ke Bos Blueray, Bahas Hal Ini

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan RI periode September 2024-Januari 2026, Rizal menceritakan awal mula mengenal bos Blueray, John Field. Rizal mengaku dikenalkan ke John oleh personil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), I Nyoman Wara.

Hal itu disampaikan Rizal saat menjadi saksi kasus suap importasi peralatan pada Bea Cukai di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/6/2026). Terdakwa dalam sidang adalah John Field selaku ketua Blueray Cargo (Grup), Dedy Kurniawan Sukolo selaku Manager Operasional Custom Clearance Pelabuhan pada Blueray Cargo (Grup), dan Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi pada Blueray Cargo (Grup).

"Tadi di awal saksi mengatakan mengenal Terdakwa I John Field, gimana awal perkenalannya?" tanya jaksa KPK, Takdir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenalan itu saya lupa waktunya, itu di BAP ada," jawab Rizal.

"Tahun kapan itu?" tanya jaksa.

"Tahun 2025 ada seorang kawan nelfon untuk berjumpa dengan John Field," jawab Rizal.

Rizal mengaku dikenalkan oleh Nyoman ke John di tahun 2025. Rizal menulis nama kontak Nyoman di ponselnya dengan nama 'John Nyoman'.

"Saya sebut namanya, namanya Nyoman?" tanya jaksa.

"Betul," jawab Rizal.

"Apakah Nyoman nan dulu pegawai di BC (Bea Cukai), kemudian saat ini menjadi pegawai di BPK?" tanya jaksa.

"Mungkin ya," jawab Rizal.

"Karena di phonebook saksi, saksi menulis nama John ini di phonebook nan ada disita oleh KPK adalah John Nyoman?" tanya jaksa.

"Iya," jawab Rizal.

Rizal mengaku tak ingat saat ditanya perincian mengenai Nyoman. Ia mengatakan saat itu Nyoman menghubunginya dan menyampaikan ada nan mau berkenalan ialah John Field.

"Jadi tadi Bapak Nyoman nan dimaksud adalah Bapak Nyoman nan sempat tugas di Bea Cukai? BPK?" tanya jaksa lagi.

"Mungkin ya, saya lupa," jawab Rizal.

"Lupa. Baik. Nah kemudian gimana pada saat itu dikenalkan?" tanya jaksa.

"Ya beliau telfon, ada nan mau kenalan, mau kenal," jawab Rizal.

Rizal mengaku akhirnya berjumpa dengan John Field di sebuah restoran di area Boulevard, Kelapa Gading. Namun, dia mengatakan saat itu John hanya mengenalkan diri sebagai seorang pengusaha importir.

"Apa nan dibahas?" tanya jaksa.

"Dibahas tidak ada, dia memperkenalkan diri jika John Field adalah importir, pekerjaannya importir dan normatif hanya mengenai pekerjaannya. Saya sampaikan ya udah kerja sesuai patokan nan berlaku, hanya seperti itu, lantas kita bubar," jawab Rizal.

Rizal mengaku tak membahas perihal lain selain pengenalan John sebagai seorang importir. Ia mengatakan pertemuan itu tak berjalan lebih dari satu jam.

"Berapa lama waktu itu komunikasinya Pak?" tanya jaksa.

"Paling ya paling lama 15 menit, separuh jam, nggak sampai 1 jam seingat saya," jawab Rizal

Dalam kasus ini, jaksa KPK mendakwa tiga terdakwa ketua Blueray Cargo dalam kasus suap importasi peralatan pada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Tiga terdakwa tersebut adalah terdakwa I John Field selaku ketua Blueray Cargo, terdakwa II Deddy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional Blueray Cargo, dan terdakwa III Andri selaku ketua tim arsip Blueray Cargo.

Jaksa KPK mengatakan ketiganya memberikan duit Rp 61,3 miliar dalam corak mata duit dolar Singapura. Selain uang, menurut jaksa, ketiganya juga didakwa memberikan sejumlah akomodasi serta peralatan mewah mencapai Rp 1,8 miliar.

(mib/wnv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News