Jakarta -
Dua preman di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus), ditangkap polisi setelah menganiaya tukang sate berjulukan Hikmatul Lisan (26) hingga luka-luka. Pelaku menganiaya korban lantaran ditagih duit makan.
"Tidak mau bayar makan dan minum," kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan saat dihubungi, Rabu (10/6/2026).
Pengky mengatakan keduanya memang kerap makan di tempat korban tanpa membayar. Polisi tetap memeriksa kedua pelaku, termasuk melakukan tes urine.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sering minta makan minum tidak bayar," ujarnya.
Penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (6/6) pukul 20.40 WIB dan viral di media sosial. Dari video nan beredar, tampak kedua pelaku mendatangi gerobak tempat korban berjualan. Korban lampau ditarik hingga terjatuh ke tanah.
Kedua pelaku tampak memukuli hingga menendang korban. Korban tampak hanya meringkuk saat dianiaya pelaku. Tampak beberapa orang mencoba melerai penganiayaan itu.
"Setelah menerima laporan, personil langsung melakukan olah TKP dan kajian rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil penyelidikan tersebut, identitas para terduga pelaku sukses diketahui dan keduanya sukses diamankan tanpa perlawanan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP dalam keterangannya, Rabu (10/6).
Reynold menegaskan pihak kepolisian tidak bakal menoleransi segala corak kekerasan. Polisi, kata Reynold, bakal menindak segala corak premanisme.
"Kami bakal menindak tegas setiap pelaku tindak pidana nan meresahkan masyarakat. Kecepatan pengungkapan ini merupakan corak komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan kepastian norma bagi korban," ujarnya.
(wnv/mea)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·