Dunia Dilanda Ketidakpastian, Pertamina Ungkap Strategi Amankan Energi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza mengungkapkan langkah-langkah mitigasi untuk mengamankan pasokan daya dan menjaga ketahanan dalam negeri. Pertamina menyiapkan lapisan pertahanan, mengejar ketersediaan, dan berupaya meningkatkan produksi dari sisi hulu sehingga bisa mengurangi impor minyak mentah.

"Di hilir dilakukan diversifikasi, mengurangi solar dengan B40-B50, kurangi impor bensin dan diganti dengan etanol," ungkap Oki saat berbincang di Energy Forum CNBC Indonesia, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

"Kami juga kontribusi di istri dengan geothermal (panas bumi). Pertama soal kesiapan nan utama," lanjutnya.

Oki juga menegaskan Pertamina juga terus berkonsultasi dengan DPR dan pemerintah mengenai keterjangkauan (affordability). Dengan begitu langkah-langkah nan dilakukan terus berpihak pada masyarakat, dan aktivitas bisa terus berjalan.

"Sudah diungkapkan pak Menteri untuk tidak membebani rakyat, ada buffer, dan seterusnya. Kami terus melakukan optimasi di internal dengan melakukan integrasi di hilir," kata Oki.

Dengan penggabungan 3 Subholding PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen upaya PT Pertamina International Shipping (PIS), berasosiasi (merger) menjadi Sub Holding Downstream, maka tercipta efisiensi dan value creation nan lebih baik.

Dari sisi sustainibility, bioetanol menurutnya juga dikejar sehingga bisa mengurangi impor bensin.

"Kemudian untuk diesel tahun ini selesai fase 2 Balikpapan, bakal sale efisien. nan jadi PR besar gasolin strip, bioentanol nan sudah dilakukan sudah sampai 20% alias seperti Brazil," ungkapnya.

"Dengan lapis-lapis tadi, kami berharap, bisa kuat dan survive dengan geopolitik nan berubah dari waktu ke waktu."

(rah/rah)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News