Jakarta -
Rumah Sakit Tria Dipa telah resmi menerima pasien peserta BPJS Kesehatan. Hal ini diikuti dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) DKI Jakarta nan sekarang telah menembus nomor 99,91%.
Rumah Sakit Tria Dipa resmi memperkenalkan wajah baru dan mengusung konsep Lifestyle Hospital menghadirkan transformasi menyeluruh, baik dari sisi fisik, fasilitas, maupun teknologi kesehatan terkini.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa tingginya cakupan agunan kesehatan penduduk menjadi landasan utama Pemprov DKI untuk terus mendorong pemerataan akomodasi medis nan berkualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jakarta ini sebagai provinsi untuk Universal Health Coverage (UHC) nan sebagai ukuran adalah termasuk nan paling tinggi. Angkanya mencapai 99,91%," ujar Pramono, pada
Hal tersebut disampaikannya pada aktivitas Inauguration of The New Tria Dipa Hospital di Rumah Sakit Tria Dipa, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).
Pramono juga mengatakan bahwa RS Tria Dipa menerima support kesehatan berupa BPJS nan bisa membantu masyarakat mempunyai kesempatan untuk menikmati akomodasi nan ada disana.
"Rumah Sakit Tria Dipa ini, saya tanya tadi kepada Pak Said, apakah ada BPJS alias nggak di tempat ini? Ada. Kalau ada, artinya maka penduduk masyarakat siapapun itu mempunyai kesempatan untuk menikmati akomodasi nan baik di tempat ini," ujar Pramono
Dengan kepesertaan BPJS nan luas tersebut, kehadiran RS Tria Dipa sebagai rumah sakit nan melayani pasien BPJS menjadi berita baik bagi penduduk Jakarta untuk mendapatkan akses berobat nan terjangkau dan berkualitas.
Selain memfasilitasi pengguna agunan kesehatan publik, RS Tria Dipa juga diperkuat dengan beragam pusat jasa medis ahli modern. Salah satunya Naeotom Alpha Prime-Photon Counting CT Scan dari Siemens Healthineers, nan diperkenalkan sebagai teknologi pertama di Asia Tenggara.
Kholid Nur Kholis selaku penanggung jawab Radiologi menjelaskan lebih lanjut mengenai akomodasi tersebut nan membedakan dari CT Scan lainnya.
''Untuk Photon Counting dia bisa sampai ketebalan hingga 0,2mm. Berfungsi untuk memandang scanning gambarnya sampai 0,2mm jika misalkan di pembuluh darah jantung ya. Stenosis ataupun nan lain-lain bisa, bisa semua. Kasusnya biasanya lebih ke kasus jantung untuk memperlihatkan pembuluh darah vaskular, jadi lebih bagus dan lebih detail,'' Ujar Kholid
Pramono juga turut menyampaikan ucapan selamat dan juga harapannya untuk RS Tria Dipa agar bisa memberikan makna makna bagi masyarakat nan berjamu untuk konsultasi perihal kesehatan.
"Sekali lagi, saya mau menyampaikan selamat dan mudah-mudahan rumah sakit ini memberikan arti, makna bagi masyarakat," tutupnya.
Acara peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara M. Tonny Harjono, dan beberapa pemerhati masalah kesehatan lainnya.
(anl/ega)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·