Dukung Asta Cita Prabowo, Komisi III DPR Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional

Sedang Trending 4 bulan yang lalu
Dukung Asta Cita Prabowo, Komisi III DPR Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Ketua Komisi III DPR Habiburokhman(MI/Susanto)

KOMISI III DPR RI memberikan apresiasi dan support penuh kepada Polri atas keberhasilan mengungkap jaringan judi online (judol) internasional nan melibatkan 321 penduduk negara asing (WNA). Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan digital nan kian destruktif.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan bahwa pengungkapan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak bakal membiarkan ruang digitalnya dijadikan pedoman operasional kejahatan terorganisir lintas negara.

“Langkah tegas ini menunjukkan komitmen Polri dalam menegakkan norma secara ahli serta datang melindungi masyarakat dari akibat gambling online nan merusak moral, ekonomi keluarga, hingga masa depan generasi muda,” ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5/2026).

Habiburokhman menekankan bahwa pemberantasan gambling online merupakan bagian krusial dari penerapan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama visi tersebut adalah memperkuat reformasi norma serta menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Pemberantasan pertaruhan online ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam menciptakan ruang digital nan sehat dan produktif bagi masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Ia menilai praktik judol saat ini bukan lagi kejahatan konvensional. Transformasi judol menjadi kejahatan terorganisir nan memanfaatkan teknologi canggih dan melibatkan aliran biaya besar berpotensi memicu tindak pidana lain, seperti penipuan dan pencucian uang.

Habiburokhman mendorong Polri agar tidak berakhir pada level operator lapangan saja. Habiburokhman mendesak agar kepolisian mengejar para pelaku utama, bandar, hingga pihak-pihak nan memfasilitasi aktivitas haram tersebut tanpa pengecualian.

“Penegakan norma kudu dilakukan secara profesional, transparan, dan berkesinambungan agar memberikan pengaruh jera serta memutus mata rantai praktik pertaruhan online di Indonesia tanpa pandang bulu,” tegas politisi Gerindra tersebut.

Habiburokhman juga mendorong penguatan sinergi antar-kementerian dan lembaga terkait. Hal ini mencakup pengetatan pengawasan di sektor sistem keuangan, pintu keimigrasian, hingga pengamanan ruang siber nasional.

Sinergi ini dinilai sangat krusial untuk memastikan sistem pertahanan siber Indonesia tidak mudah ditembus oleh sindikat internasional, sekaligus menjamin keamanan info dan ketahanan sosial nasional dari akibat negatif aktivitas terlarangan tersebut.

Sebelumnya, Bareskrim Polri nan meringkus 321 penduduk negara asing (WNA) dalam operasi besar mengenai jaringan gambling online di area Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu lalu.

Dalam penyergapan di kompleks perkantoran tersebut, polisi menangkap 320 WNA nan terdiri atas 228 penduduk Vietnam, 57 penduduk China, 13 penduduk Myanmar, 11 penduduk Laos, lima penduduk Thailand, tiga penduduk Malaysia, dan tiga penduduk Kamboja. Sementara itu, seorang lainnya merupakan WNI dan diproses lebih lanjut di Bareskrim Polri. Polri juga menyita duit tunai senilai kurang lebih Rp1,9 miliar. (Faj)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia