Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan belasungkawa nan mendalam kepada seluruh korban mengenai tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam.
Berdasarkan info hingga Selasa (28/4) siang, tercatat 15 orang meninggal dunia.
"Kami menyampaikan prihatin dan turut berbelasungkawa nan mendalam kepada seluruh korban dan pihak nan terdampak atas kejadian tabrakan kereta nan terjadi di Bekasi Timur," kata Sari dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.
Politikus Golkar ini mendesak segera dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Insiden ini perlu segera dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui pasti aspek penyebab kecelakaan, apakah ada human error, alias persoalan dalam persinyalan alias apalagi manajemen operasionalnya,” kata Sari.
Sari menuturkan, pemerintah dan pihak-pihak mengenai kudu segera memberikan perhatian serius mengenai dengan pemulihan korban.
"Tentunya perlindungan dan pemulihan bentuk dan mental bagi para korban kudu diutamakan, tak terkecuali restitusi nan kudu dibayarkan pihak operator sebagai tanggung jawab atas terjadinya kejadian tersebut" ucap Sari.
Sari berambisi kejadian nan terjadi di Bekasi Timur menjadi nan terakhir. Ia meminta pemerintah dan KAI melakukan pertimbangan dan monitoring berkala untuk memastikan seluruh sistem kereta nan ada layak dan kondusif digunakan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·