Dudung menyampaikan Prabowo telah menerima laporan dari beragam pihak mengenai masalah-masalah nan terjadi di BGN. Salah satunya, mengenai hasil temuan KSP soal praktik dugaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur umum MBG.
"Saya rasa ke Presiden nan nyampe bukan tidak serta merta dari temuan saya di lapangan tetapi dari banyak sumber lah. Saya yakin. Kalau saya kan dulu udah sebulan nan lampau mungkin saya sidak ke lapangan ada hal-hal ketimpangan, dan tapi nan baiknya juga banyak ya," jelas dia.
Dia menyebut manajemen BGN kudu diperbaiki agar tak hanya sekedar memberikan makan bergizi cuma-cuma saja. Namun, BGN kudu bersih dalam praktik korupsi dan penyelewengan.
"Memang kudu kita atur sehingga tidak ada celah-celah penyimpangan-penyimpangan dimanfaatkan oleh nan punya dapur, punya yayasan, apalagi SPPG-nya sendiri sehingga pastinya bakal menurunkan kualitas," pungkas Dudung.
Dudung mengungkap dugaan argumen pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN. Menurutnya, keputusan itu kemungkinan berangkaian dengan dugaan praktik jual beli titik SPPG dalam program MBG.
"Ya, saya pun dapat info seperti itu," kata Dudung.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·