Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman, membantah dirinya mempunyai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) namalain Dapur MBG. Hal ini disampaikannya merespons rumor nan beredar di masyarakat.
"Kalau Pak Dudung punya dapur silakan cek, saya kasih bingkisan nanti. Jadi enggak ada sama sekali saya punya dapur ya," kata Dudung dikutip dari akun IG resmi @kantorstafpresidenri, Rabu (10/6).
Dudung menjelaskan, semua ini bermulai sekitar beberapa bulan nan lalu. Saat itu, dia mengaku didatangi oleh beberapa pengurus pesantren nan mengaku siap untuk menjadi penerima faedah MBG, sekaligus dibangun SPPG di sana.
"Karena di pesantren itu kan ada santrinya 4 ribu, ada nan 5 ribu. sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya," ujar Dudung.
Para pengurus pesantren itu, kata Dudung, minta dikenalkan dengan Dadan Hindayana nan merupakan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) saat itu. BGN adalah lembaga nan menaungi penyelenggaraan program MBG.
Dudung pun menyampaikan perihal tersebut kepada Dadan. Namun, seiring berjalannya waktu, tak kunjung ada realisasi mengenai perihal itu. Dudung pun meminta Dadan agar terus berkomunikasi lewat salah satu stafnya,
"Akhirnya silakan lah mereka berhubungan. Mereka berhubungan, saya sudah tidak ngerti apa-apa," ungkap dia.
Dadan kemudian berjamu ke Kantor KSP beberapa pekan lalu. Dalam kesempatan itu, Dadan menyampaikan kepada Dudung bahwa prosesnya belum rampung.
Permintaan kepada Dadan ini nan kemudian dianggap Dudung disalahartikan bahwa dirinya mempunyai Dapur MBG.
"Cuma lantaran saya minta tolong ke pak dadan itulah nan kemudian bunyi seakan-akan pak dudung punya dapur," tuturnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·