Dubes Iran Klaim Menang Mutlak, Sebut AS-Israel Ajukan Gencatan Senjata

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan negaranya menang absolut dalam perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ia menyebut gencatan senjata terjadi setelah pihak musuh mengusulkan negosiasi.

"Alhamdulillah Iran telah meraih kemenangan nan mutlak. Dan kemenangan tersebut diakhiri dengan gencatan senjata, kemudian musuh-musuh kami mengusulkan untuk bernegosiasi," kata Dubes Boroujerdi di Universitas Paramadina, Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim), Sabtu (11/4/2026).

Meski membuka ruang dialog, Dubes Boroujerdi menegaskan Iran tak sepenuhnya percaya kepada AS dan Israel. Ia menyinggung pengalaman sebelumnya, di mana proses negosiasi justru diiringi serangan.

"Kita tidak mempunyai kepercayaan terhadap musuh-musuh kita, namun kita mempunyai niat nan baik. Karena dua kali negosiasi, dua kali itulah kita mendapatkan serangan," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Iran mendorong agar gencatan senjata tidak hanya bertindak di negaranya, melainkan mencakup seluruh area Timur Tengah. "Kami mengusulkan agar gencatan senjata tidak hanya terjadi di Iran, namun melingkupi kawasan," ucapnya.

Dubes Boroujerdi turut menuding Israel kerap melanggar kesepakatan gencatan senjata di beragam wilayah konflik, mulai dari Palestina, Gaza, Lebanon, hingga Yaman.

Menurutnya, dalam setiap upaya negosiasi, Iran membawa sejumlah syarat, termasuk tuntutan terciptanya perdamaian menyeluruh di kawasan.

"Di antara syarat utamanya adalah perdamaian di wilayah. Jika tidak diterima, maka tidak ada perdamaian sama sekali," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dubes Boroujerdi juga menyinggung kondisi di Selat Hormuz nan disebut tetap sensitif akibat situasi konflik. Ia mengatakan, kapal-kapal nan melintas kudu mengikuti protokol ketat dari otoritas keamanan Iran.

"Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa. Harus melalui beberapa protokol nan ditetapkan oleh pihak keamanan," pungkasnya. (bel/aud)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News