Donald Trump Gembira Harry dan Meghan Pindah ke Inggris: Saya Tak Akan Menerima Mereka Kembali

Sedang Trending 1 hari yang lalu
 Saya Tak Akan Menerima Mereka Kembali Pangeran Harry and Megahn Markel(Instagram)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyambut baik kepindahan Pangeran Harry dan Meghan Markle dari California kembali ke Inggris. Dalam tanggapan pertamanya di Oval Office, Trump mengaku lega atas kepindahan pasangan tersebut dan melayangkan kritik tajam terhadap sikap mereka kepada family Kerajaan Inggris.

"Saya senang dengan perihal itu. Saya bukan fans mereka," ujar Trump kepada wartawan. "Saya pikir mereka memperlakukan family kerajaan dengan sangat tidak hormat. Saya tidak menyukainya. Saya tidak suka langkah dia bertindak. Menurut saya dia sangat tidak sopan kepada Ratu, kepada Raja Charles."

Trump menegaskan, jika dirinya berada di posisi family kerajaan, dia tidak bakal menyambut kepulangan Harry. "Mungkin saya berbeda. Saya tidak bakal menerima dia kembali, bukan? Jika saya adalah family kerajaan, saya tidak bakal menerima mereka kembali," tegas laki-laki berumur 80 tahun tersebut.

Pernyataan ini menambah panjang deretan perselisihan antara Trump dan Meghan. Pada 2016, Meghan sempat menyebut Trump sosok nan "misoginis" dan "memicu perpecahan". Menjelang Pemilu AS 2020, Trump membalas dengan mendoakan keberuntungan untuk Harry lantaran "ia bakal sangat membutuhkannya."

Kembalinya Harry, 41, dan Meghan, 45, ke tanah kelahiran Harry mengakhiri masa pengasingan mereka selama enam tahun sejak mengundurkan diri dari personil senior kerajaan pada 2020. Kepindahan ini membawa serta kedua anak mereka, Pangeran Archie, 7, dan Putri Lilibet, 5.

Meski hubungan Harry dilaporkan membaik dengan sang ayah, Raja Charles III, nan sekarang tengah berjuang melawan kanker, keretakan dengan kakaknya, Pangeran William, serta Catherine dikabarkan belum pulih.

Keretakan hubungan Harry dan Meghan dengan Istana Buckingham sempat memuncak setelah wawancara kontroversial mereka berbareng Oprah Winfrey serta publikasi memoar Harry berjudul Spare. Dalam wawancara tersebut, Meghan mengungkapkan rumor rasisme internal hingga perjuangan kesehatan mental nan sempat membuatnya berpikir untuk mengakhiri hidup.

Meski sempat menandatangani perjanjian berbobot dahsyat dengan platform seperti Netflix dan Spotify, upaya mereka membangun pekerjaan komersial di AS dilaporkan melandai. Pasangan ini sekarang dilaporkan bakal menetap untuk jangka waktu lama di area Cotswolds, Inggris tengah, dan telah mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah setempat. Kendati demikian, mereka tetap mempertahankan kediaman mereka di California dan Portugal.

Kepindahan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Meghan. Hasil jajak pendapat menunjukkan kebanyakan publik Inggris tetap mempunyai pandangan nan kurang menyenangkan terhadap mantan aktris tersebut. (AFP/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia