Dolar Nyaris Rp 18.000, Purbaya Sebut Banyak Isu Negatif di Pasar

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka bunyi mengenai nilai tukar rupiah nan terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan itu membawa mata duit Paman Sam sekarang sudah nyaris menyentuh level Rp 18.000.

Purbaya mengatakan pelemahan rupiah ini mengenai beragam rumor nan beredar di pasar keuangan. Rumor itu kemudian membikin sentimen ke rupiah menjadi negatif.

"Kalau kita lihat kan tiba-tiba saja pelemahannya, satu dua hari ini kan. Ada rumor macam-macam, ada rumor macam-macam di pasar," ujar Purbaya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada nan bilang saya suruh perbankan melakukan stress test jika dolar AS Rp 18.000 lebih, padahal saya nggak pernah rumor seperti itu. Jadi banyak isu-isu di pasar nan membikin sentimen ke rupiah negatif," tambahnya.

Purbaya menyebut masalah nilai tukar merupakan yurisdiksi Bank Indonesia (BI) untuk menjaganya. Dari sisi Kementerian Keuangan dia hanya mau memastikan bahwa esensial ekonomi melangkah dengan cepat.

"Kalau kita lihat tanggungjawab saya adalah menjaga fondasi ekonomi saja agar ekonominya melangkah terus semakin cepat, semakin cepat, semakin sigap lantaran pada akhirnya kita percaya rupiah bakal ditentukan oleh fondasi ekonominya," tutur Purbaya.

"Kalau masalah nilai tukar, bank sentral adalah ahlinya. Kita serahkan saja ke bank sentral," sambung Purbaya.

(aid/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance