Dokter Muda Tewas Loncat dari Lantai 18 Apartemen di Jaksel, Polisi Dalami Motif

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Keluarga Besar BEM Kema FK Unhas bersungkawa cita atas berpulangnya dr. Siti Zahra Maghfira (alumnus FK Unhas Angkatan 2019) pada 26 Juli 2026. Foto: Instagram/@bemfkuh

Seorang master muda berjulukan Siti Zahra Maghfira (SZM) ditemukan tewas setelah diduga melompat dari lantai 18 sebuah apartemen di Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7) siang. Polisi tetap menyelidiki penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban diduga melompat sekitar pukul 14.13 WIB.

“Betul, ada nan loncat sekitar jam 14.13 jika nggak salah, kejadian kemarin ya,” kata Mansur kepada wartawan, Senin (27/7).

Mansur membenarkan bahwa korban merupakan seorang dokter. Korban diketahui tinggal berbareng kedua orang tuanya di unit apartemen nan berada di lantai 18.

“Dokter. Betul. Dokter,” ujar Mansur.

Menurut Mansur, saat kejadian korban berada seorang diri di dalam unit apartemen. Sementara ibunya sedang pergi ke mal.

“Nggak, sendirian dia berdua ama ibunya. Tadinya diajak ibunya ke mal, dia nggak mau. Dia milih berdiam di unit,” ucap dia.

“Lagi sendiri ibunya lagi turun ke mal,” sambungnya.

Terkait motif korban diduga melompat, Mansur mengatakan hingga sekarang interogator tetap melakukan pendalaman. Namun, dari info awal nan diperoleh polisi, korban disebut kerap mengalami rasa ketakutan.

“Ya, jika penyebab saat ini sedang dalam lidik, namun kita dapat info menurut keterangan sekitar sana bahwa mereka suka ada rasa ketakutan,” kata Mansur.

Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah petugas keamanan apartemen mendengar bunyi barang jatuh dari atas. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah tergeletak.

“Jadi info dari sekuriti. Dari sekuriti itu denger ada semacam barang jatuh. Suaranya, ketahuan kan dari ketinggian (lantai) 18 mungkin ininya keras sekali kan. Ditengok lah ke samping rupanya betul ada salah seorang nan geletak,” tutur Mansur.

Ia memastikan tidak ditemukan indikasi adanya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

“Nggak, dia sendirian di sana,” ujarnya.

Korban merupakan wanita kelahiran 2001. Ia juga diketahui sebagai lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Jenazahnya telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.

“Usia korban kelahiran 2001. Inisialnya SZM. Gelarnya banyak sebetulnya ini. Masih muda gelarnya banyak,” kata Mansur.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan