Doa saat Naik Kendaraan untuk Bepergian

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Doa saat Naik Kendaraan untuk Bepergian

Ilustrasi. (Foto: Pinterest)

JAKARTA — Perjalanan dan berjalan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, baik untuk bekerja, menuntut ilmu, beribadah, hingga bersilaturahmi. Moda nan digunakan untuk berjalan pun beragam, mulai dari menunggang hewan, mobil, motor, kereta, hingga pesawat.

Apapun moda perjalanan nan digunakan, Islam mengajarkan agar perjalanan dimulai dengan angan dan memohon perlindungan kepada Allah SWT. Dengan membaca angan bepergian, kita berambisi kepada Allah agar diberi keselamatan, kelancaran, dan dijauhkan dari ancaman selama dalam perjalanan.

Sebagaimana nan dibaca oleh Rasulullah SAW, berikut referensi angan berjalan sebagaimana dilansir dari laman resmi MUI:

1. Membaca takbir tiga kali:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ

"Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar."

Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.”

2. Saat berangkat berjalan membaca angan ini:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هٰذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ. اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَىٰ، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَىٰ. اللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هٰذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ. اللّٰهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ. اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

"Subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun. Alloohumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzaal birro wat-taqwaa, wa minal 'amali maa tardhoo. Alloohumma hawwin 'alainaa safaranaa haadzaa, wathwi 'annaa bu'dah. Alloohumma antash-shoohibu fis-safari, wal kholiifatu fil ahli. Alloohumma innii a'uudzu bika min wa'tsaa-is safari, wa ka-aabatil man-dzori, wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli."

Artinya: “Mahasuci Allah nan telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak bisa menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami pasti bakal kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan, ketakwaan, dan kebaikan nan Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah bagi kami jaraknya. Ya Allah, Engkaulah kawan pendamping dalam perjalanan, dan penjaga family nan kami tinggalkan. Ya Allah, sesungguhnya saya berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, pemandangan nan menyedihkan, serta kepulangan nan jelek pada kekayaan dan keluarga.”

Dalam Shahih Muslim, angan ini diriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA. Disebutkan bahwa andaikan Rasulullah SAW telah berada di atas kendaraan untuk bepergian, beliau bertakbir tiga kali, lampau membaca angan tersebut.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com