Anggie Ariesta
, Jurnalis-Senin, 16 Maret 2026 |12:21 WIB

Pajak (Foto: Okezone)
JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan merilis info terbaru mengenai capaian pelaporan SPT Tahunan PPh dan aktivasi sistem perpajakan terbaru. Hingga tanggal 15 Maret 2026 pukul 24:00 WIB, tercatat sebanyak 8.125.023 SPT telah resmi dilaporkan untuk Tahun Pajak 2025.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti menyampaikan bahwa tren pelaporan terus menunjukkan pergerakan positif menjelang pemisah akhir pelaporan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi di akhir Maret ini.
“Progres pelaporan SPT Tahunan PPh Untuk periode s.d. 15 Maret 2026 (Tahun Pajak 2025), tercatat 8.125.023 SPT,” tulis Inge dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).
Capaian delapan juta pelaporan tersebut didominasi oleh Wajib Pajak Orang Pribadi, terutama dari sektor karyawan.
WP Orang Pribadi (OP) Karyawan menjadi tulang punggung pelaporan dengan total 7.200.487 SPT dan WP OP Non-Karyawan tercatat sebanyak 754.990 SPT telah masuk ke sistem.
Sedangkan WP Badan untuk tahun kitab reguler (Januari-Desember), tercatat 167.988 SPT dalam mata duit Rupiah dan 134 SPT dalam mata duit USD dan Beda Tahun Buku: Untuk periode pelaporan nan dimulai sejak 1 Agustus 2025, tercatat 1.403 SPT Badan (Rp) dan 21 SPT Badan (USD).
Sejalan dengan masifnya pelaporan SPT, migrasi Wajib Pajak (WP) ke sistem manajemen perpajakan nan baru, ialah Coretax DJP, juga terus mencatatkan pertumbuhan signifikan. Inge mengungkapkan bahwa total aktivasi akun sekarang telah menembus nomor 16,3 juta pengguna.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·